Hari ini kita sama-sama mencoba menulis bersama di Ririungan dengan difasilitasi Google Meet. Ini adalah upaya kita untuk membangun budaya literasi di Smipa. Gagasan Pendopo Smipa dimunculkan di Temu Online yang pertama minggu lalu. Tujuannya untuk mendapatkan spirit babarengan menulis. Sayangnya Pendopo Smipa AES pertama ini bentrok dengan agenda KPB Sinau yang diselenggarakan pada waktu yang sama. Akhirnya jadwal Pendopo AES kita geser ke satu jam sebelumnya, kita mulai di jam 9.
Hari ini yang hadir baru sedikit. Kita mulai dengan 8 orang - dan menjelang jam 10, berkurang jadi 7 orang - karena beralih ke Sinau. Karena ini sesi pertama, lebih banyak ngobrolnya juga - tapi ternyata ada beberapa penulis yang berhasil memposting esainya. Ada juga yang memperoleh ide mau menulis apa. Tapi toh hari ini kita sudah mulai menulis bareng.
Dari pertemuan ini, sempat ada insight penting yang ditemukan, terkait dengan menulis (rutin) bisa jadi salah satu proses yang sangat membantu proses penemuan diri. Walaupun demikian, banyak dari kita juga yang jangan-jangan enggan untuk 'menjumpai' diri kita sendiri. Proses ini, memang menuntut kita untuk betul-betul jujur terhadap diri sendiri, menulis rutin ternyata membantu kita untuk memunculkan kepingan-kepingan diri kita. Membaca tulisan kita di layar hari demi hari adalah proses reflektif yang sangat kuat - setidaknya itu yang dialami teman-teman yang sudah rutin menulis.
Bagaimanapun penemuan diri adalah esensi Pendidikan Holistik di Semi Palar. Selanjutnya ini butuh keberanian kita untuk masuk ke dalam proses itu - secara sadar.
Seperti biasa, kita mulai dari yang kecil - dalam hal ini kita mulai dari sedikit. Toh esai kita juga mulai dari sedikit dan hari ini sudah mendekati angka 2 ribuan. Mari Kita lihat bagaimana minggu-minggu berikutnya. Sampai jumpa di Pendopo AES.
Semangat, Kak Andy!