AES508 Selamat Jalan Kang Felix
Andy Sutioso
Friday April 28 2023, 6:21 PM
AES508 Selamat Jalan Kang Felix

Saya menuliskan ini membawa sejumlah rasa penyesalan - karena ada hal-hal yang ingin saya lakukan bersama kang Felix tapi belum sempat terjadi - karena kang Felix sudah pergi mendahului kita semua - bahasa Sundanya Parantos Ngantunkeun. 

Kenapa istilah Bahasa Sunda ini jadi sangat relevan, kang Felix ini salah satu sosok unik yang saya kenal sangat paham tentang kebudayaan Sunda. Sudah lama saya kenal beliau - sejak saya mahasiswa. Waktu itu saya hadir di pertemuan komunitas Bandung Heritage, mendengarkan beliau menjelaskan berbagai hal tentang Iket Sunda. Luar biasa. Padahal beliau ini keturunan Belanda. Dengan dandanannya yang sangat khas mengenakan pakaian tradisional Sunda, beliau menjelaskan satu demi satu filosofi dan makna di balik berbagai bentuk dan teknik Iket Sunda. 

Beliau ini profesinya special guide. Beliau banyak mendampingi wisatawan mancanegara masuk ke kampung adat - salah satunya adalah perkampunyan Baduy. Beliau salah satu warga luar Baduy yang sudah dipercaya untuk keluar masuk Baduy Dalam. Area yang sangat terbatas bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. Karenanya banyak tradisi khas masyarakat Sunda - Baduy yang masih terjaga di sana. Entah bagaimana situasinya sekarang ini. 

Waktu berjalan sampai suatu waktu beliau bisa mampir dan berbagi di Rumah Belajar Semi Palar. Waktu itu beliau hadir dan berbagi cerita tentang eksplorasi dan perjalanan dalam persiapan kelompok Andaliman melaksanakan Perjalanan Besar. Memang tidak ada peristiwa kebetulan. Saya senang sekali perjalanan kita berhimpitan kembali di suatu titik. 

Beberapa kali saya berjumpa beliau di luar sekolah. Dan kang Felix dengan antusiasnya menanyakan tentang Rumah Belajar Semi Palar. Beliau bilang, mestinya semua anak belajar seperti Semi Palar menghantarkan pembelajarannya - melalui penjelajahan dan petualangan. Hal yang beliau jadikan keutamaan dalam perjalanan kehidupan beliau juga. Senang mendengar beliau mengapresiasi Semi Palar.  

Foto ini adalah salah satu foto yang beliau kirimkan dan masih tersimpan di memori hape saya. Beliau bercerita tentang aktivitas beliau akhir-akhir ini setelah pensiun mengajar di EnHaIi. Akhir-akhir ini beliau banyak mendampingi pengunjung yang ingin menjelajah aliran sungai yang diyakini sebagai salah satu jejak Cekungan Bandung. Cekungan Bandung dulu adalah sebuah danau raksasa di jaman Bandung Purba. Mudah-mudahan saya tidak salah, foto di atas adalah foto beliau di Sanghyang Heuleut

Obrolan kami nyambung lagi karena saya juga sudah berkesempatan berkunjung ke Sanghyang Heuleut bersama Klab Jelajah Bandung. Tidak lama saya ajak beliau bergabung ke salah satu grup WA tempat berkumpul teman-teman yang sempat berkenalan melalui Semi Palar. Saat ini grup WA tersebut saya namakan Ruang Diskusi Lintas Batas. Di grup WA ini juga beliau terkoneksi lagi dengan kang Wawan Husin. Salah satu guru saya juga. Dari berbagai perbincangan di sana teman-teman yang ada di grup itu juga ikut belajar. 

Terakhir saya sempat melontarkan keinginan untuk melakukan perjalanan bersama kang Felix. Sayang sekali keinginan itu tidak sempat terwujud karena kang Felix sudah lebih dulu dipanggil Tuhan. Salah satu hal yang juga belum terwujud adalah membuat forum obrolan di mana kita yang muda-muda bisa belajar dari pengalaman kehidupan dari guru-guru kehidupan seperti kang Wawan dan kang Felix. Kebijakan yang didapat bukan di bangku sekolah atau di ruang sekolah tapi dari perjalanan kehidupan yang sesungguhnya. 

Salam hormat saya buat kang Felix. Saya bersyukur bisa berkenalan dengan kang Felix di dalam perjalanan hidup saya. Semoga kang Felix berbahagia di alam keabadian - bersama Sang Pencipta.