Wah banyak utang menulis. Kali ini saya ingin menuliskan pengalaman gowes pagi ini. Kebetulan di hari sebelumnya sempat oprek-oprek sepeda - kebetulan harus ganti ban karena ban yang lama sudah mulai aus dan dinding bannya sudah retak-retak - jadi mulai membahayakan.
Jujur kalau ganti komponen baru - apapun itu, jadi tambahan penyemangat buat gowes. Sejak dulu memang begitu. Kadang saya hanya sekedar baud-baud yang mulai sudah berkarat dengan baud yang baru. Hal-hal kecil seperti itu entah kenapa dampaknya besar buat saya. Hari ini saya meluncur dengan sepasang ban yang baru - yang saya pasang di hari sebelumnya. Nah ini juga seru karena saya mengerjakannya sendiri. Saya pernah menulis tentang ini dalam tulisan yang judulnya DIY People.
Akhirnya saya meluncurkan sepeda di jalanan kota Bandung. Waktunya pas, masih pagi, jalanan masih lengang dan udara cukup segar. Rasa senang selalu muncul saat berjumpa dengan sesama pesepeda. Entah kenapa, itu selalu saya rasakan sejak dulu mulai bersepeda di tahun 2007an. Dan ya - saya masih menggunakan frame sepeda yang sama sejak pertama kali saya bersepeda.
Rute saya pagi ini tidak panjang, saya rencana kembali pulang setelah berkeringat, paru-paru sudah menghirup udara segar, badan cukup bergerak, detak jantung sudah meningkat. Hal-hal itu cukup buat saya. Setelahnya saya biasanya cari tempat yang enak untuk duduk dan menyapa pagi, menikmati suasana pagi.
Pagi ini saya memutuskan berhenti di salah satu kios yang jualan juice di sekitar Dago. Saya pesan juice yang sehat, duduk sambil menyeruput minuman segar sambil menikmati suasana. Mengamati birunya langit di sela dedaunan dan menyadari betul bagaimana pepohonan inilah yang terus menghasilkan oksigen untuk kehidupan kita. Sementara sinar mentari yang menyinari dedaunan itulah yang memungkinkan pepohonan untuk menghembuskan udara kehidupan buat kita semua. Bahagia itu sederhana ya. Sesederhana memantik kesadaran kita dan membatinkan rasa syukur kita kepada Sang Kuasa. Semoga semua makhluk berbahagia. Salam.