Saat ini kita semua sudah berada di penghujung TP18. Waktu yang rasanya sangat cepat berlalu. Semester 2 ini terasa sangat singkat. Kamis lalu pengumuman kelulusan, Jum'at keesokannya sudah hari terakhir kegiatan dan ditutup Musik Sore. Hari ini Selasa, kakak-kakak sedang dalam proses finalisasi Rapor Smipa. Membaca ulang proses teman-teman di seluruh jenjang satu demi satu, merangkumkan tumbuh kembang mereka di semester terakhir dan mencatatkannya di dalam Buku Cahaya Bintangku. Proses yang sangat holistik buat kakak-kakak juga.
Pada saat yang sama, sejak beberapa waktu yang lalu saya sedang berusaha memetakan bagaimana perjalanan Semi Palar ke depan di TP-19 dan lebih jauh lagi. Perjalanan 18 tahun bukan waktu yang singkat. Banyak sekali waktu, enerji, pemikiran ditempatkan di sepanjang perjalanan ini. Sebagai sebuah lembaga, Semi Palar juga bertumbuh. Bagaimana Semi Palar hari ini adalah kolektivitas dari setiap individu dan segala proses yang telah dijalani selama ini. Apa yang terakumulasi tentunya bukan sesuatu yang sederhana. Bukan hal remeh atau sepele juga terutama dengan segala niatan baik yang berusaha terus dititipkan hari demi hari. Tentunya kita bisa melihat dan merasakan bahwa Semi Palar adalah rumah di mana segala upaya kebaikan terus diwujudkan hari demi hari sejauh kita bisa.
Di tengah situasi peradaban yang semakin tidak menentu, Semi Palar sudah jadi sesuatu yang luar biasa - yang tidak kita duga sebelumnya, karena hal sederhana itu tadi. Akumulasi segala niat dan enerji baik dari hari ke hari. Ini sesuatu yang sangat berharga. Pertanyaan selanjutnya, apa yang bisa kita lakukan ke depan dengan komunitas yang semakin hari semakin mendewasa karena proses pembelajaran dan pemahaman terhadap berbagai hal yang semakin mendalam hari demi hari.
TP ke 18 adalah tahun yang sangat perlu disyukuri terutama setelah 2 tahun kita berada dalam situasi pandemi. Banyak sekali hal yang kita temukan saat kita diminta diam dan merenung, melihat ke dalam - karena kita semua terkendala saat beraktivitas di luar sana. Di saat pandemi pula-lah kita menemukan Literasi Diri yang semakin kita yakini juga signifikansinya dalam konteks Pendidikan Holistik. Tapi marilah kita jalani prosesnya bersama. Melangkah ke TP19. Berbagai kemungkinan tentunya semakin terbuka. Salam.
Photo by Mathias Reding: https://www.pexels.com/photo/neon-number-19-14806236/