AES661 A Quiet Place to Live
Andy Sutioso
Tuesday June 4 2024, 7:16 PM
AES661 A Quiet Place to Live

Beberapa hari kami tinggal di kediaman putri saya dan suaminya di Jerman. Kami tinggal di daerah pedesaan, tepatnya sekitar 40 km di luar kota Hanover. Suasana yang sangat-sangat berbeda. Kita lebih banyak tahu atau mendengar tentang negara-negara lain dari berita-berita di kota besar atau tempat-tepat terkenal. Kali ini kami berkesempatan untuk tinggal di salah satu daerah pedesaan di propinsi Niedersachsen di Jerman Tengah. 

Hanover sendiri walaupun termasuk kota besar, setahu saya kota ke 6 atau ke 7 terbesar di Jerman penduduknya hanya 500 ribuan orang. Sangat sedikit dibandingkan Bandung. Di desa tempat kami tinggal setahu saya juga hanya bermukim sekitar 180 warga. Satu jalan utama, dan di sepanjang jalan utama itulah kebanyakan warga desa tinggal. 

Kami tinggal di sebuah rumah pertanian (farm house) yang dikonversi menjadi beberapa unit apartemen. Kami mendapatkan tempat tinggal di lantai atas yang langsung berhadapan dengan ladang yang sangat luas. Tempat ini sangat terbuka, lahan pertanian membentang sepanjang mata memandang. Karena lansekapnya yang boleh dibilang sangat datar, pandangan jadi sangat luas - nyaris tidak terbatas. Panorama dihalangi hanya olah beberapa bangunan, pepohonan dan pembangkit listrik tenaga angin (wind turbine).

WhatsApp Image 20240605 at 10.34.22_8c012e6d.jpg

Suasana juga sangat-sangat hening. Kadang hanya terdengar suara lenguhan sapi di ladang seberang jalan. Jarang sekali orang lewat di sini. Sangat berbeda dengan suasana di Bandung, yang sangat riuh dan penuh dengan lalu lalang manusia di manapun kita berada. Belum lagi suara kendaraan yang lalu lalang di jalanan. Perubahan ini sangat terasa setidaknya buat saya. Waktu terasa berjalan lebih lambat. Sepertinya betul apa yang sempat saya tuliskan bahwa berjalannya persepsi manusia tentang waktu sangat psikologis sifatnya. Lingkungan yang serba terbuka, serba alami, serba hening membuat waktu seakan berjalan melambat. Akan cukup lama kami tinggal di sini. Entah apa yang akan berubah sekembali kami ke Indonesia. Kita lihat saja nanti.