AES691 Persiapan Selametan
Andy Sutioso
Monday August 26 2024, 4:54 PM
AES691 Persiapan Selametan

Selametan Smipa selama ini jadi kegiatan pembuka yang penting. Penting untuk membangun semangat bersama, perasaan kebersamaan karena berbagai proses di Semi Palar bisa digulirkan dengan baik kalau spirit ini digenggam bersama-sama. 

Selametan sebagai ritus masyarakat tradisi Indonesia juga punya makna spiritual karena selametan pada esensinya yang terdalam adalah minta ijin, kulo nuwun dan mohon restu dari Sang Kuasa atas proses panjang yang akan dijalani. Sebuah pengakuan bahwa apa yang akan dijalani manusia (Buana Alit) adalah sangat terkait, terkoneksi dengan Sang Buana Ageng. Manusia dan Tuhan, Mikro kosmos dan makro kosmos.  

Dua tahun di dalam masa pandemi (2021 dan 2022) lalu setahun setelahnya, ritus ini terpaksa hilang dari rangkaian kegiatan di Rumah Belajar Semi Palar. Dan seperti banyak hal lainnya, sering kali kita baru kita rasakan nilai keberadaannya saat hal tersebut hilang dari dinamika sebelumnya. Meyakini bahwa tidak ada peristiwa kebetulan, hal ini juga terjadi karena sebuah alasan, dan mudah-mudahan kesadaran kita semua tentang pentingnya spirit / semangat di dalam perjalanan kehidupan Rumah Belajar Semi Palar mendapatkan konteksnya kembali. Kesadaran ini mudah-mudahan menjadi sesuatu pembeda bagi Selametan Semi Palar di TP yang ke 20 ini. 

Paska Taki-taki. saat merencanakan Selametan salah satu, usulan dari kak Robert adalah bagaimana kita membuat Selametan kali ini jadi sesuatu yang lebih sederhana. Sebetulnya kesederhanaan adalah nilai yang selalu berusaha kita bawa di dalam berbagai kegiatan di Semi Palar. Hanya saja dalam konteks Selametan, yang jadi kendala besar adalah bahwa lokasi yang dipilih harus bisa menampung aktivitas kita bersama sejumlah 350 lebih warga Semi Palar. Ini baru peserta, belum parkir kendaraan lalu juga ruang kegiatan yang perlu bisa memfasilitasi berbagai kegiatan kita bersama - mulai dari dinamika kebersamaan, prosesi selametan, dan makan bersama sebagai ungkapan syukur atas kebersamaan kita. Yang jadi tantangan adalah bagaimana kegiatan selametan yang dirancang bisa melibatkan semua yang hadir, mulai dari teman-teman kecil jenjang KB, kakak dan orangtua di berbagai jenjang. Lebih jauh lagi kegiatan bukan hanya seru-seruan belaka, tapi bisa menyampaikan pesan tertentu agar ada sesuatu yang dibawa pulang dari kegiatan bersama ini

Akhirnya muncul gagasan untuk mencoba menyelenggarakan Selametan di sekolah, di rumah kita belajar sehari-hari. Saat segala sesuatu dirangkai, ini memang jadi sangat menarik - tapi juga menantang untuk menjadikannya momen yang tetap berkesan saat kegiatan kali ini dilaksanakan di tempat yang menjadi lokasi kegiatan kita sehari-hari. 



Menerjemahkan gagasan ke dalam alur dan rencana teknis pelaksanaan juga bukan hal yang mudah. Apalagi di tengah kesibukan kakak-kakak tetap menggulirkan pembelajaran sehari-hari. Survey jalur LeuKas dan lainnya juga tetap harus dilaksanakan supaya semua berjalan lancar. Kegiatan perlu dirangkai, peran-peran dibagi untuk sekian banyak peserta yang hadir, membagi tugas para kakak untuk memfasilitasi proses, menyiapkan logistik dan mensimulasikan prosesi penutupan. Banyak sekali yang harus dipersiapkan. Apalagi pada jadwal yang direncanakan beberapa kakak tidak bisa hadir - tapi jadwal sudah ditetapkan dan kami bersepakat tetap menjalankannya sesuai rencana. Lagipula Selametan kali ini jadi penting karena akan membawa serta Spirit Semi Palar untuk segala perjalanan Rumah Belajar Semi Palar ini selanjutnya. 


ScreenShot_20240901135238.jpeg  

Foto di atas ini adalah sedikit rekaman saat kami bersama-sama mempersiapkan Selametan ini. Buat para kakak, persiapan selametan ini juga jadi media kami belajar terutama belajar memahami dan menghayati Spirit Semi Palar. Beberapa kakak yang baru bergabung dan belum pernah ikut selametan juga terlibat, sesuatu yang kemungkinan besar belum terbayangkan sebelumnya. Tapi secara khusus hatur nuhun buat kak @adhmsm dan kak @frisma sudah meleburkan diri dalam proses ini. 


Demikian catatan proses terkait Selametan TP20 ini, Selametan Rumah Kita. Semoga membawa makna bagi semua yang terlibat di dalamnya. 🙏🏼😊