AES713 Menjadi Orangtua Yang Berkesadaran
Andy Sutioso
Sunday October 27 2024, 10:50 AM
AES713 Menjadi Orangtua Yang Berkesadaran

Dalam upaya memberi catatan pada Pertemuan Orangtua hari Sabtu lalu, akhirnya saya tiba pada judul di atas ini : Menjadi Orangtua yang Berkesadaran. Menangkap secuplik dari catatan kang Aat menutup pertemuan kita kemarin. Kang Aat yang jadi orangtua kita semua, seorang yang perjalanan hidupnya sangat kaya dan dengan segala pengalaman, olah pikir dan olah rasanya sebagai seorang yang banyak menelaah segala sesuatu dari perspektif kebudayaan. Walaupun beliau bilang apa yang disampaikan sangat kaditu-kadieu, random istilah masa kininya mah, beliau banyak menyebutkan berbagai esensi kehidupan kita manusia, sejalan dengan apa yang disampaikan beliau bahwa melahirkan mendidik anak kita adalah menghantarkan mereka ke dalam dinamika kehidupan sekaligus juga berbagi ruang kehidupan dengan mereka. 

Sadar Diri, Sadar Lingkungan dan Sadar Tujuan

Itulah pesan kang Aat siang kemarin. Saya bersepakat betul dengan kang Aat. Ke sanalah kita perlu berpijak - di dalam pijakan kebersadaran - dalam rangka menjalankan peran kita sebagai orangtua - pendidik bagi anak-anak kita. 

Kenapa berkesadaran, karena dengan cara itulah, kita bisa menghantarkan anak-anak kita bertumbuh dewasa sesuai dengan konteks peradaban yang sekarang ada. Kedah ngigelan jaman ujar kang Aat, kita harus bisa menari sesuai dengan ritme dan dinamika jaman. Kenapa berkesadaran, supaya proses mendidik dan membesarkan anak adalah bukan sekedar proses yang autopilot - tapi kita sebagai orangtua paham betul apa yang perlu dilakukan untuk membersamai anak-anak kita sesuai tuntutan jamannya. 

Sadar Diri adalah menyadari betul seperti apa kita kedua orangtuanya? Mengenali betul apa bagaimana saya sebagai ayah atau sebagai ibu, bagaimana sinergi antara ayah dan ibu sebagai pasangan dalam konteks mendidik anak-anak. 

Sadar Lingkungan adalah menyadari betul tuntutan jaman dan dinamika perubahan yang sedang terjadi saat ini. Hal-hal apa yang melemahkan kita dan hal-hal apa yang menjadi tantangan agar kita menjalankan peran pendampingan dan memfasilitasi anak-anak kita menjadi manusia dewasa muda yang mampu menghadapi segala perubahan zaman dan tantangan peradaban. 

Titik temu dari kedua dimensi kesadaran di atas adalah Sadar Tujuan. Apa tujuan kita sebagai orangtua mendidik anak-anak kita. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana caranya kita mencapai tujuan itu? Apa yang perlu kita lakukan sebagai orangtua. Apakah sekedar menafkahi jasmaninya? Bagaimana cara kita membantu anak menemani mereka secara batiniah, mendampingi penemuan dirinya... Ini pertanyaan-pertanyaan besar yang perlu banyak direfleksikan oleh kita sebagai orangtua dan ditemukan jawabannya. 

Hal-hal inilah yang perlu dijadikan catatan bersama untuk menjadi Orangtua yang Berkesadaran. Semoga kita bisa...   

Photo by Thilina Alagiyawanna: https://www.pexels.com/photo/girl-with-father-on-beach-at-dawn-20660939/