Beberapa tahun yang lalu saya menemukan filem di bawah ini, Finding Joe. Nama-nama yang tertulis di belakang judul filem (Deepak Chopra, Robin Sharma, Sir Ken Robinson dll.) itu menarik perhatian saya dan akhirnya sayapun menonton filem itu. Sejujurnya filem itu membuat saya meneteskan air mata. Perasaan yang muncul seperti saat saya duduk di kereta api dari Jogja ke Bandung setelah tinggal 3 malam di Bumi Langit Institute. Perasaan yang sama muncul saat saya membaca bukunya James Redfield, Celestine Prophecy atau bukunya Paulo Coelho: The Alchemist.
Ada perasaan seperti, "Ya ampun, kenapa aku mendapatkan pengalaman ini? Filem ini seperti halnya pengalaman saya di Bumi Langit seakan-akan memberikan jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan besar dalam diri saya. Perasaan bahwa kita menemukan jawaban dari pertanyaan yang sangat mengganggu dan terus menerus muncul dalam diri.
Mengamati proses teman-teman yang berproses di KPB, filem ini saya lihat sangat mewakili proses yang mereka lalui. Filem ini seakan mengonfirmasi jargon yang selama ini kita bawa di Semi Palar : Menemukan Bintangku Sendiri. Terkait dengan apa yang sedang kita dalami bersama, tentang Literasi Diri, filem ini sangat menggaris bawahi hal tersebut - secara spesifik proses penemuan dan pengenalan diri. Salah satu buku yang sejalan dengan filem ini adalah buku Teenage Edge yang juga jadi referensi kami tentang proses penemuan diri bagi anak-anak remaja dalam prosesnya menjadi manusia dewasa. Salah satu hal penting adalah bahwa menemukan diri sejati membutuhkan proses di mana manusia menghadapi kesulitan-kesulitan dirinya. Proses inilah yang bisa memunculkan kedirian kita yang sejati - saat kita pernah berhadapan dengan situasi-situasi tersulit dalam hidup kita dan kita mampu mengatasinya. Ada proses transformasi yang perlu dialami.
Jadi ya, filem ini saya simpan di sini untuk jadi referensi kita semua. Semoga bermanfaat. Salam Smipa.