AES392 Salah Arah, Salah Kaprah
Andy Sutioso
Tuesday July 12 2022, 5:17 PM
AES392 Salah Arah, Salah Kaprah

Saat ini sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sedang sibuk mempersiapkan diri untuk mulai pembelajaran di Tahun Ajaran baru. Hmm saya sendiri ga terlalu suka istilah ini. Di Semi Palar istilahnya adalah TP (Tahun Pendidikan) karena ya kita berusaha untuk tidak mengajari (to teach) tapi proses di Semi Palar adalah proses mendidik (to educate) anak-anak dengan mendapatkan pengalaman belajar 😊. 

Eniwey, kembali ke topik di atas. Jadi para kepala sekolah dan pengelola kurikulum sedang menyusun juga yang namanya Dokumen Kurikulum. Setiap lembaga pendidikan ya harus punya dokumen itu supaya menjadi acuan bersama buat para guru tentang apa dan bagaimana proses pendidikan akan dijalankan setahun ke depan. 

Dulu dokumen kurikulum ini sesuatu yang mengerikan. Tebal, memuat semua rencana pembelajaran seperti Silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Di sekolah manapun ini jadi beban buat para guru. Nah kalau para guru terbeban, bagaimana mau menggulirkan pembelajaran dengan menyenangkan. Yang saya heran, kebanyakan birokrat pendidikan fokusnya sama administrasi. Lha ini kan repot. Di Semi Palar, saya selalu menekankan bahwa administrasi seperti Silabus, RPP dan lainnya itu hanya perangkat, sekedar alat. Bukan tujuan akhir. Sasaran utama dari lembaga pendidikan mestinya kan mewujud dalam proses fasilitasi pembelajaran yang berkualitas. Itu tujuannya - bukan berkas-berkas atau paperwork. Kalau itu yang dijadikan penting, ya menurut saya salah besar.

Di sisi lain, alat / perangkat itu kan membantu kita untuk mengerjakan sesuatu. Namanya juga alat bantu. Jadi bukan tidak penting juga. Nah pemahaman ini yang penting banget buat kita - supaya pas dalam menempatkan segala sesuatu. Kalau kita memakai perangkat kerja dengan benar, kerja kita akan optimal juga dan hasilnya lebih baik. 

Sama sebetulnya kalau manusia hidup dan selama hidupnya mengejar-ngejar uang. Karena uang itu kan perangkat, alat untuk mencapai satu tujuan. Alat itu kan opsional. Bukan itu yang jadi tujuan. Tidak heran banyak orang yang tidak bahagia walaupun punya banyak uang. Ada cara pandang yang salah. Kalau sudah begitu, tujuan tidak akan tercapai - karena arahnya juga salah. 

Minggu ini Semi Palar juga sedang menuntaskan Dokumen Kurikulum untuk disahkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Kurikulum Merdeka - yang baru Februari lalu disahkan membawa perubahan-perubahan yang menurut saya keren banget. Perubahannya signifikan dan arahnya betul - karena menuju hal-hal yang esensial.

Kurikulum sekolah-sekolah di Indonesia sekarang disebut sebagai Kurikulum Operasional. Karena bukan sekedar dokumen - tapi isinya harus bisa dioperasionalkan - diimplementasikan. Nah ini keren kan... Sudah puluhan tahun dan entah berapa juta dokumen kurikulum di Indonesia dibuat tapi ga ada manfaatnya. Hanya dokumen yang sama yang diganti nama sekolahnya dan dicetak dari tahun ke tahun hanya untuk kepentingan checklist administratif. Kurikulum Operasional mengubah hal ini. Semoga apa yang sedang diwacanakan bisa pelan-pelan terwujud di semakin banyak sekolah di Indonesia dan membawa manfaat bagi generasi muda Bangsa Indonesia. Salam. 

finsjournal
@finsjournal   4 years ago
Nah... ini nih... Saya masih punya hutang tulisan.... Nyambung sama tulisan-tulisan Kak Andy... Pak Joe... 🤭