AES058 Menuju Tujuh Belas
Andy Sutioso
Monday July 12 2021, 5:30 PM
AES058 Menuju Tujuh Belas

[repost dari Ning]

Setelah berjeda beberapa waktu, besok kakak2 Smipa mulai lagi berproses untuk satu tahun mendatang. Tahun ini adalah tahun perjalanan ke 17 Rumah Belajar Semi Palar. Bukan waktu yang panjang, tapi bukan juga waktu yang singkat. Mudah2an dalam prosesnya di tahun ini Semi Palar juga belajar banyak hal - dan nyambung dengan tulisan sebelumnya Menemukan Esensi Pendidikan Holistik, tahun ini jadi tahun yang baik untuk perjalanan Semi Palar. 

Dalam Tahapan Tumbuh Kembang Tujuh Tahunan, Semi Palar sedang berada di pertengahan tujuh tahun ke tiga. Kalau di tahapan jenjang, kurang lebih sudah ada di akhir jenjang KPB. Sudah mau lulus KPB, kira-kira begitu. Sudah punya konsep diri, rasanya begitu, karena perjalanan tujuh belas tahun Semi Palar adalah juga sebuah pencarian diri. Tahun tahun terakhir - bahkan tahun terakhir adalah tahun yang sangat reflektif. Karena di saat pandemi, ritme melambat dan kami punya lebih banyak waktu untuk melihat ke dalam - dan berusaha menemukan esensi dari pendidikan Holistik. 

9232841100?profile=RESIZE_584x

Tapi bagaimanapun perjalanan ke depan masih tidak menentu - apalagi dalam situasi yang penuh ketidak-pastian seperti dalam masa pandemi seperti sekarang ini. Tapi toh Pendidikan Holistik harus mampu berpijak dan melangkah dalam situasi apapun. Semua harus mampu membaca situasi, bisa menganalisis kemungkinan dan mengambil keputusan - lebih jauh lagi meyakini apa yang dibisikkan nurani kita. Kalau berhadapan dengan kendala ya kita perlu berpikir kreatif juga. Jadi memang situasi sulit ini menantang kita semua untuk menerapkan secara nyata konsep-konsep pembelajaran holistik yang kita usung dalam situasi dan konteks yang ada. Tidak perlu juga mengeluh atau mengutuk situasi, karena kita juga yakin bahwa segala peristiwa membawa maknanya sendiri. Mudah2an perjalanan tahun ini membawa kita ke tempat-tempat yang tidak kita duga sebelumnya. 

Jadi ya. mari melangkah, menuju Tujuh Belas. Petualangan menanti.

Photo by Patrick Fore on Unsplash