AES869 Literasi Pakta
Andy Sutioso
Monday November 10 2025, 8:56 AM
AES869 Literasi Pakta

Kegiatan penutup Festival Literasi diselenggarakan petang Jum'at tanggal 7 November di Pendopo Semi Palar. Kenapa petang? Kita mau nonton bareng film tidak biasa. Begitu melihat trailernya, muncul ide untuk mengatur waktu dan setting khusus untuk menonton filem ini. Filem yang akan berbeda 'rasa'nya saat dilihat di pendopo - petang ke malam hari. Tempat yang lebih dekat dengan alam, dengan angin yang bertiup, suara pepohonan dan mungkin juga jatuhnya hujan... karena filem yang dilihat memang tidak biasa. Filem ini, Pakta Ledak judulnya. Judulnya juga, tidak biasa... 

Filem ini temanya langka dan topiknya jarang jadi bahasan sehari-hari. Kemudian jadi penting dan bisa jadi pemantik kesadaran atas situasi yang terjadi - dan biasanya lepas dari perhatian. Isu utamanya adalah pertentangan antara manusia dan alam, antara kesakralan dan kebanalan. Lokasinya adalah gunung Merapi yang sejak dulu merupakan poros Utara Selatan dari kota Jogjakarta dan punya nilai kesakralan tertentu dalam tata budaya masyarakat Jawa. Hal yang ternyata sudah jauh bergeser persepsi dan apresiasi dari masyarakatnya. Tampaknya nyaris luntur seluruhnya apa yang disebutkan sebagai rasa hormat - reverence dalam Bahasa Inggrisnya - terhadap Gunung Merapi. Sekarang dikeruk - ditambang secara ilegal katanya ribuan truk setiap hari - diambil pasirnya, dan digunakan untuk reklamasi pantai di pesisir Semarang. Bagi saya ini menyedihkan, mengerikan... Saya pikir, ini juga hanya salah satu fenomena yang terjadi, teramati dan terdokumentasi melalui filem ini. 

Sebelum melihat filem ini secara penuh, saya hanya menyempatkan diri melihat trailernya. Kemudian meniatkan untuk melihat keseluruhan filem ini pada saat penayangan Jum'at sore kemarin. 

WhatsApp Image 20251111 at 16.53.52_1ac3bd62.jpg

WhatsApp Image 20251111 at 16.54.25_aa0292d0.jpg

Pakta Ledak memang menyajikan cara yang berbeda untuk mengajak pemirsanya meliterasi sesuatu. Filem yang sangat simbolik - dan tidak bisa hanya dicerna menggunakan logika. Rasa perlu bicara, karena banyak hal disampaikan melalui simbol-simbol yang tidak bisa langsung dipahami nalar. Ini filem yang menurut saya berharga - karena kontennya sekaligus juga cara para pembuat filemnya menyampaikan pesan-pesan secara visual. Sangat puitis. Pakta Ledak bagi saya adalah sebuah Visual Poetry (puisi visual). Hal-hal inilah yang menjadikannya langka dan menyimpan nilai tinggi.