The harder we push, the harder the system pushes back. Mudahnya, yang namanya maksain gakkan pernah bener pencapaian. Yang ada malah benar-benar kecapaian.
Seperti ngegowes sepeda di jalan raya, merasa betisnya betis kuda jadi maksain melaju di tengah ambil lajur kanan nyusul lamborgini. Yah, gak lamborgitu juga kali ya kalau maksain.
Lapisan lebih dalam dari hukum ini adalah shared interest. Jadi pemaksaan itu bisa "hilang" kalau ada satu kemenarikan yang dirasakan bersama. Kemenarikan? Minat maksudnya.
Hal baik yang tidak berkaitan dengan minat akan jadi pemaksaan kalau didorong lakukan. Seperti sepedahan, baik untuk kesehatan dan latihan vestibular system yang berkaitan dengan spatial awareness. Kesadaran ruang, keseimbangan, sampai kewarasan.
Persoalannya kan minat pengemudi lamborgini tadi merasakan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan yang lapisan perkerasan aspalnya mulus. Sedangkan minat pesepeda tadi adalah olahraga kesehatan.
Jadi, kalau pesepeda tadi berolahraga demi kesehatan di jalan tol kemudian nyusul mobil. Itulah pemaksaan, terlalu ngepush. Akhirnya pushback nya lebih keras lagi.
Angin knalpot mobil yang ngegas langsung menghempaskan pesepeda tadi sekaligus dengan sepedanya. Dari ruas jalan terlempar dia mendarat di trotoar.
Selesai lah konflik dengan pengendara mobil. Mulailah konflik dengan pengendara sepeda motor. Lha koq? Iya, trotoar kan area perebutan pesepeda dan pemotor, padahal pejalan kaki yang memilikinya.