Proyek Mini #1: Homemade Shoyu Ramen
Malikha Mulya Turganda
Monday February 14 2022, 12:12 PM

e3b749ed191a4dd09a0d355581badf79.jpg

Foto hasil Proyek

.

Halo, aku Malikha. Kali ini aku akan menceritakan proses dan hasil Proyek Mini #1 dimana aku membuat Homemade Shoyu Ramen, termasuk mi ramennya! Ini adalah cerita proses dan hasilnya!

.

Pada saat aku tinggal di Jepang, sayangnya aku tidak bisa memakan sebagian besar ramen yang ada disana karena umumnya mengandung babi. Namun, itu tidak menghilangkan rasa penasaranku dalam mencari dan mencoba ramen yang dibuat di Jepang. Kami akhirnya dapat menemukan beberapa restoran yang menghidangkan ramen ayam ketika kami mengunjungi kota besar di Jepang. Sejak itu aku menjadi penasaran dengan ramen dan ingin mencoba berbagai jenis ramen. Rasa penasaran itu masih ada ketika aku kembali ke Indonesia. Aku mulai mencoba ramen yang tersedia di beberapa restoran dan membandingkannya dengan ramen yang pernah kucoba. Oleh karena itu aku sekarang menjadi penasaran untuk mencoba membuat ramen sendiri. Aku juga ingin belajar untuk memasak masakan lain selain yang biasa aku masak. Sehingga di proyek ini aku ingin memasak ramen, spesifiknya shoyu ramen yang  tentunya memiliki mi ramen dan telur rebus setengah matang yang berasa. Shoyu ramen adalah ramen yang kuahnya mengandung kecap asin, dan alasannya mengapa aku memilih shoyu ramen adalah karena shoyu ramen merupakan salah satu kuah ramen yang khas dan cara membuatnya tidak sesulit kuah ramen lainnya. Aku juga akan mencoba membuat mi ramen sendiri karena aku ingin belajar untuk membuat adonan dan membentuknya menjadi mi ramen.

.

Melalui proyek ini aku ingin mempelajari teknik memasak yang sebelumnya aku belum pernah coba. Ini juga merupakan kesempatanku untuk melatih kemampuan motorik halusku dalam memasak. Lalu, aku juga ingin melatih kemampuanku dalam memperhatikan waktu ketika memasak, karena waktu merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika memasak dan aku merasa aku masih perlu berlatih memperhatikan waktu lagi agar masakanku bisa memiliki tingkat kematangan yang direncanakan. Selain itu aku ingin mencoba memasak dengan menggunakan bahan-bahan yang tidak biasa aku pakai agar aku dapat menambah pengetahuanku dalam menggunakan bahan masakan lain.

.

Ramen ini akan memiliki kuah shoyu (kecap asin), telur rebus, dan mi yang kubuat sendiri. Kuah shoyu ini terbuat dari kecap asin, bubuk kaldu ayam, jahe, lemak ayam, dan air. Mi ramennya terbuat dari tepung cakra kembar, air dingin, sodium carbonate, dan garam. Aku akan menggunakan mesin pasta dalam membentuk adonan minya agar prosesnya sedikit lebih mudah. Telurnya akan aku rebus dan masak bersama campuran kecap asin dan gula sehingga telurnya berasa. Kematangan telurnya setengah matang, putih telurnya sudah padat namun dan kuning telurnya sedikit cair di bagian tengahnya. Tingkat kematangan mi ramen kenyal dan sudah matang.

.

Proses tahapan proyek:

.

30fc9a13b63c43059639be49d01c9985.jpg

31 Januari: Membuat adonan mi ramen

Merebustelur.jpeg

7 Februari: Merebus telur untuk ramen

.

Hasil Proyek:

.HaWhatsApp Image 20220214 at 10.55.20 AM.jpeg

.

b7dc06f26ae84314b8af1e8ab36cd842.jpg

.

Menurutku, sasaran dan tujuan yang telah aku tetapkan sebelumnya telah tercapai, karena aku dapat mempelajari teknik memasak baru yakni mengadon adonan mi dan menggilingnya dengan mesin pasta. Dari teknik tersebut aku juga dapat melatih kemampuan motorik halusku  dalam memasak. Lalu aku juga dapat melatih kemampuanku dalam memperhatikan waktu karena aku mencoba untuk memasak lebih dari satu kali sehingga waktu memasaknya dapat lebih efisien. Beberapa bahan masakan yang digunakan juga tidak biasa aku pakai sehingga aku dapat menambah sedikit pengetahuanku dalam menggunakan bahan masakan.

.

Jika aku bisa memperbaiki proyek ini agar proses dan hasilnya bisa lebih optimal, aku akan melakukan riset mengenai tahapan pembuatan mi ramennya dengan lebih baik karena prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga lebih cocok untuk dikerjakan waktu luar sekolah. Aku juga akan memperhatikan bahan masakan yang diperlukan dengan lebih baik karena ada bahan masakan yang aku kira opsional namun ternyata penting juga untuk digunakan. Lalu, aku akan menggunakan alat masak yang lebih nyaman untuk dipakai pada tahap tertentu agar nanti hasil yang didapatkan lebih optimal. Yang terakhir aku akan mencoba untuk lebih hati-hati dan teliti ketika memasak agar hasil masakan optimal dan juga menghemat waktu.

.

Bagiku, proyek ini memberi makna dan pembelajaran bagi diri, yakni ketika membuat rencana, pastikan rencana tersebut cukup realistis agar rencana tersebut dapat dikerjakan sehingga proyek dapat tuntas dengan lebih optimal. Lalu, aku juga menemukan bahwa aku lebih suka memasak sesuatu yang tidak membutuhkan waktu terlalu lama dan juga tidak membutuhkan banyak tenaga. Aku merasakan itu ketika aku memasak seluruh komponen ramen, setelah di beberapa hari sebelumnya aku membuat mi ramen yang prosesnya cukup panjang dan lama.

.

Dari penceritaan proses dan hasil yang telah aku jabarkan di atas, maka aku menilai Proyek Miniku kali ini dengan nilai 8 dari skala 1-10. Alasannya, pembuatan mi ramen dapat selesai sehingga aku dapat membuat seluruh masakannya dengan mi yang telah aku buat. Namun, prosesnya tidak berjalan sesuai yang aku rencanakan sehingga mi ramen yang telah dibuat bisa lebih optimal lagi. Lalu, ada beberapa bahan yang kurang untuk pembuatan kuah ramennya karena tidak di cek dengan baik sehingga kuah ramen juga bisa lebih optimal lagi. Tetapi aku senang masakanku dapat dikonsumsi dan rasanya lumayan enak.

.

Sekian cerita mengenai Proyek Mini #1 aku, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya. Terima kasih sudah membaca, bye bye :]



Rosmelia Ayu Lestari
@rosmelia-ayu-lestari   4 years ago
Fotonya menggugah selera banget!
You May Also Like