AES010 TERIMA KASIH, KAKAK...
mamaKuri
Tuesday June 25 2024, 8:15 PM
AES010 TERIMA KASIH, KAKAK...

Musik Sore tahun ini, Tara dan Yasha memberanikan diri untuk menampilkan lagu pilihan mereka masing-masing pada sebuah pertunjukan solo Gitar. Ini adalah pertunjukan gitar pertama bagi Tara dan Yasha. Yasha memilih lagu yang dibawakan idola K-Popnya, Jisoo dari grup band Blackpink, single yang berjudul “Flower”. Sedangkan Tara memilih “Shutdown” dari Blackpink. Kedua lagu tersebut merupakan hasil diskusi antara Tara, Yasha & mamaKuri beberapa bulan ke belakang.



( Lagu "Flower" - by Jisoo. Lagu yang dibawakan secara instrumental oleh Yasha pada Musik Sore 2024.)



( Lagu "Shutdown" - by Blackpink. Lagu yang dibawakan secara instrumental oleh Tara pada Musik Sore 2024.)


Pada tahun pertama belajar Gitar, Pak Yudi, pengajar Gitar di Purwacaraka, memperbolehkan Tara dan Yasha mencoba berbagai lagu kesukaan mereka untuk mereka pilih sebagai materi belajar. Hingga saat ini entah berapa banyak k-pop music yang terpaksa Pak Yudi dengarkan dan pelajari agar bisa mendampingi dan mengajari anak-anak dalam mengenal berbagai jenis kunci tangga nada.

Musik Sore 2024 merupakan salah satu milestone Tara dan Yasha dalam prosesnya belajar Gitar. Mereka yang tahun-tahun sebelumnya seringkali enggan untuk menampilkan diri, kini mencoba memberanikan diri untuk tampil sendiri. Duduk di pusat perhatian, mencoba mengatasi hati mereka yang berdebar-debar, sambil mencoba berkonsentrasi untuk bisa membawakan lagu pilihan mereka.

Funny Story, ada beberapa kejadian di belakang layar. Yasha yang berdebar-debar menjelang Hari-H, tidak dapat membendung perasaannya sesaat sebelum tampil. Isakan panik pada detik-detik mejelang ia tampil. Tapi semuanya seolah menghilang, begitu Yasha memasuki panggung dan tersenyum saat mendengar suara kawan-kawannya menyemangati dengan memanggil namanya. Senyum cantik itupun merekah. Ia pun belajar mengatasi rasa degdegannya, dan switch mode menjadi Yasha, the Guitarist. 




Setelah melalui pengalaman tersebut, Yasha pun kembali ke belakang layar dengan senyum yang sumringah. Dan mama tentu saja sudah siap siaga menyambut Yasha di belakang layar.

Selang beberapa penampil, kini Giliran Tara yang sudah berdebar sejak melihat Yasha yang tampil lebih dulu. Semua berjalan dalam hitungan menit, dan tidak terasa sudah saatnya Tara menghadapi apa yang telah ia persiapkan sejak lama.




Semua berjalan dengan baik, dan Penampilan Tara ia tuntaskan dengan usaha terbaiknya. Tepuk tangan dan sorak sorai mengantar Tara yang tersenyum manis kembali ke backstage. Lalu, selangkah setelah Tara menghilang dari pandangan penonton, tiba-tiba ada tangisan yang pecah, karena telah tak kuat lagi bertahan dari olok-olok salah satu penonton kecil yang menyaksikan penampilannya. Lihat bagaimana, celetukan yang dilontarkan tanpa mempedulikan kerja kerasnya Tara selama ini mematahkan semangatnya, justru pada detik-detik terakhir. Namun tak lama, Tara dapat menenangkan dirinya sendiri.

Selamat ya, anak-anakku.. Mama bangga dan kagum dalam menyaksikan bagaimana kalian berdua mengatasi dan melalui pengalaman ini dengan baik. Not very smooth, but you've done so great! Kalian telah melalui proses dengan kuat dan berani. Kalian sudah berada satu langkah didepan dibandingkan saat kalian yang hanya duduk menyaksikan pertunjukan dari bangku penonton dulu. Inilah hidup yang sesungguhnya. Ada pengalaman yang membuat kalian bisa bertumbuh lebih kuat dan berani lagi. Ada pengalaman yang membukakan kalian pada ide-ide yang lebih luar biasa.

Saya sebagai orang tua Tara dan Yasha tidak eureun-euereun bersyukur dan berterima kasih pada sosok-sosok rendah hati dan penuh kasih yang turut membantu penampilan perdana Tara & Yasha tahun ini. Adalah Ka Putri & Ka Mamat, kakak dari Kelas Mamberamo. Yang tidak hanya mendukung dan membimbing seluruh kawan-kawan Mamberamo pada pertunjukan kelas, namun juga mendukung Tara dan Yasha secara personal, baik pada pertunjukan gitar, maupun pertunjukan dance covernya bersama kawan mereka, Janna & Bellvi.

Selama persiapan Musik Sore hari ini, Ka Putri & Ka Mamat sangat supportif & mendukung anak-anak dengan tak henti-hentinya memberi semangat. Kak Mamat yang pandai bermain gitar, membantu memastikan Gitar Tara dan Yasha telah in-tune. Ka Putri bahkan turut membantu saat kericuhan kecil terjadi saat pergantian kostum sebelum anak-anak harus kembali tampil untuk menampilkan dance cover “The Girls”.




Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri, bahwa benar.. Kakak-kakak di smipa memang tidak hanya hadir sebagai sosok pendidik & pengajar semata, tetapi sebagai kakak penyayang yang mencurahkan hati & pikirannya pada anak-anak kita lho, pak bu.. Sekarang saya paham mengapa ada air mata yang menetes di pipi para kakak menjelang pembagian rapor akhir. Siapa yang gak baper coba klo begini ? Selama setahun mereka mendampingi anak-anak kita, tentu ada rasa sayang yang bertumbuh selama mendampingi kaki-kaki kecil yang berlarian di lorong depan kelas.

Hatur Nuhun juga saya ucapkan untuk Kak Anna Anzel dan Kak Novi yang senyumnya selalu menghangatkan hari, dan sering berbagi penceritaan tentang keseharian Tara dan Yasha di sekolah. Terima kasih untuk support kakak untuk anak-anak, dan juga saya sebagai orangtua mereka. Saya sangat bersyukur atas kesempatannya berdampingan dengan kakak-kakak selama ini.

Kak, kami tidak akan pernah bisa memberikan hal yang sebanding dengan apa yang telah kakak-kakak curahkan selama setahun pada anak-anak kami. Kakak-kakak telah terlanjur menjadi bagian dari cerita bahagia dari masa kecil mereka. Dan disaat mereka tumbuh & mengalami kesulitan di saat mereka besar nanti, ini adalah tabungan-tabungan cerita bahagia yang akan menguatkan kaki mereka untuk kembali tegak berdiri.

Terima Kasih, Kakak..

Sekali lagi, mama yang perlu terus membenahi diri ini, menghaturkan banyak terima kasih.

Sampai jumpa tiga minggu lagi ya kak…

_mamaKuri


Originally posted at