Yeay! Ini AES istimewa, karena setelah tiga tahun tepat sejak AES pertamaku tentang Selametan Smipa TP 12 yang diadakan pada 17 Agustus 2016, aku berhasil mencapai angka 50! Ngga ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan @joefelus yang berhasil melahirkan seribu lebih tulisan dalam kurun waktu yang tak jauh berbeda, tapi yaaa bolehlah berbangga sedikit atas pencapaian kecil ini. Karena, biasanya angka 50 sering dirayakan secara khusus sebagai perayaan emas. 😁
Kalau kuhitung-hitung, 50 AES dalam tiga tahun, berarti kurang lebih 1 AES dalam 21 hari, atau 3 minggu sekali aku menulis 1 AES. Bukan angka produktivitas yang baik, apalagi kenyataannya aku bisa absen menulis dalam tiga bulan, lalu tiba-tiba menulis tiga tulisan dalam seminggu. Seekstrim itu memang. Jika diibaratkan dengan olahraga, latihan semacam itu sangat tidak efektif dalam mempertahankan kebugaran tubuh. Lebih baik berlatih seminggu sekali, tetapi konsisten. Tapi dari dulu memang begitu polaku dalam menulis, tiba-tiba menggebu-gebu –bahkan melihat pohon di tepi jalan pun bisa menjadi ide tulisan–, lalu tiba-tiba pula tangan ini sulit diajak kerjasama mengetikkan kata-kata yang sudah terangkai di kepala. Bukan contoh yang baik, jangan ditiru, ya. 🤭
Lalu, setelah mencapai 50 AES, apa? Pengennya sih, bisa berlanjut sampai 100 AES, bahkan 200 AES. Ngga sekalian 1.000 AES? Rasanya jauh panggang dari api, tidak mau berangan terlalu muluk dulu deh. Dan, bagiku, daripada banyak janji untuk lebih konsisten menulis, lebih baik mencanangkan diri lebih sering menulis. Berharap, setelah sering menulis menjadi tuman, lalu menjadi ngajadi, seperti kutipan Aki Muhidin yang tertampang di dinding bengkel Smipa. 😁
Selamat sdh mencapai angka 50. Saya juga kadang terhenti, yang penting jangan berhenti 🙏🏼😊
Thanks, kak. Baru tulisannya yg mencapai 50, usianya belum. 🤭
semangaaaat... saya mah biasa ngikutin kata-kata bijaknya Laso Tzu, A journey of a thousand miles begins with a single step. Jadi tiap hari aja melangkah, ntar juga nyampe hehehe.. Selamat yaaa!!!!