Setiap tahunnya aku pasti gonta- ganti ingin menjadi apa dimasa depan nanti. Saat TK aku ingin jadi Princess…. (Hehehehehee). Lanjut SD aku ingn jadi designer atau perancang baju, karena nenek dari ayah, dan adik nenek dari ibu ku, mereka penjahit. Sering kali aku minta kain perca, benang, jarum jahit, dan saat kecil aku sampai menabung untuk membeli mesin jahit yang akhirnya aku beli. Lalu aku ingin jadi penari saja, karena aku penari dan aku pikir kalau menekuni tari lebih lagi dan mempebanyak genre yang ku kuasai, jadi aku pilih tari. Tapi semakin kau besar akhirnya aku mikir kalau menari adalah hobi atau passion ku yang kedua, bukan yang utama. Selanjutnya  aku ingin jadi pendesain interior, mungkin karena sebenarnya aku ingin jadi arsitek seperti ayah ku juga,dan memang aku suka merancang sesuatu, tapi setelah kupikir lagi dengan kemampuan jadi tidak jadi. Kemudian aku ingin jadi pengacara, karena aku suka berdebat karena aku suka sensasi berbedat, dan aku suka hal-hal yang adil. Tapi sayangnya aku tidak boleh menjadi pengacara oleh kedua orangtuaku karena katanya akan sulit jika nanti aku tiba-tiba kearah ynag salah, dan akan balik ke yang benar, dan banyak factor lainnya.
Setelah banyak keinginan akhir- akhir ini aku ingin jadi arkeolog, karena aku suka mencari sesuatu dan aku suka sensasi saat aku menemukan sesuatunya itu. Aku juga suka tentang sejarah yang banyak konspirasinya ini, rasanya membuat aku tertantang dan aku suka perasaannya. Kemudian aku tiba-tiba ingin masuk kuliah jurusan seni kriya, karena aku mempunyai potensi di kerajinan tangan, aku suka membuat barang yang dibuat dari tangan ku. (sebenarnya karena ingi masuk ITB tapi anaknya bukan teknik banget, dan karena ingin ikut MGG yaitu unit kebudayaan bali di ITB)