Akhirnya aku telah melaksanakan magang selama 3 bulan, kegiatan ini adalah proses wajib KPB. Lika-liku selama 3 bulan yang tidak sebentar itu ku lewati. Untungnya aku bisa menyelesaikannya dengan bermakna. Banyak pengalaman dan cerita baru yang kujalani. Beruntung sekali aku bisa menjalani proses magang ini sampa tuntas.
Dimulai dari proses adaptasi ku yang tidak mudah. Diawal aku sulit untuk bersosialisasi, hal ini disebabkan karena aku memasuki suasana dan wilayah baru yang belum pernah ku kunjungi sebelumnya. Aku sulit bersosialisasi dengan orang-orang di kantor, sampai-sampai aku malu dan tidak berani untuk pergi ke toilet karena harus melewati banyak meja orang-orang di kantor. Lambat laun canggugku berkurang, hal ini dikarenakan aku ingin mencoba ingin lebih berkembang lagi. Aku berpikir kalau, "jika aku terus-menerus merasa malu dan canggung, aku tidak akan berkembang dan dapat relasi baru". Akhirnya, aku mulai mengubahnya, dengan cara awal yaitu pindah tempat duduk. Dikarenakan cara kerja dikantorku dapat duduk dimana saja/bebas, jadi aku bisa pindah. Kemudian aku mulai dengan membuka topik dengan rekan duduk ku.
Setelah itu aku dapat banyak rekan duduk yang berbeda-beda, walau tidak setiap harinya. Dari situ aku mulai terbuka dan rasa canggungku mencair. Permasalahan keduaku yaitu skill menggambar, karena aku tidak punya skillnya, diawal aku masih diajari cara menggambar. Sampai aku sempat berpikir kalau aku malah menerima les menggambar gratis. Namun dari situ, aku terus berusaha untuk mengembangkan menggambarku, setelah pulang sekolah, aku minta untuk diajari lagi menggambar oleh ayahku. Jadi dari situ kemampuan menggambarku berkembang.
Walau banyak masalah yang ku hadapi, aku tetap mau berusaha untuk berkembang, daya juang ku meningkat. Pengalaman ku pun berkembang disini. Yang membuat ku senang, aku dapat membat desainku berhasil, dan jadi sample. Sampai aku mempresentasikannya di depan Bos. Hal itu membuatku sangan senang. Dari banyaknya kekesalan ku diawal, akhirnya aku bisa mensyukuri proses kerjaku. Dari kontak vendor, diskusi dengan tim lain, presentasi depan bos, desain dijadikan sample, diskusi dengan tim sample, dan kegiatan lainnya yang telah membuatku berkembang.
Setelah banyaknya kesenangan ku yang telah menutupi kekuranganku di awal, aku di tawari untuk jadi freelance di tempat magangku ini. Dari situ aku senang sekali, awalny aaku akan menolak, tapi aku berpikir kalau ini adalah peluang yang tidak bisa aku sia-siakan, dan dsiapa tahu nanti takutnya tidak akan ada tawaran yang seperti ini. Jadi aku tidak ingin menyia-nyiakan peluangku.
Setelah proses magang selesai aku melaksanakan presentasi. Presentasi kali ini cukup menarik dan beda dari presentasi sebelumnya yang biasa ku lakukan. Dari kursi audiens yang tengahnya dibuat jalan untuk "fashion show", kemudian lighting yang mearik, dan audiens ynag asik. Awalnya aku merasakan tekanan yang berat karena set presentasi yang "wah" menurutku. Tapi setelah selesai aku merasa ingin melakukannya lagi, bukan prsentasinya, tapi "fashion show" -nya. Aku minta doa kepada semuanya, semoga freelance ku lancar, dan kedepannya cita-citaku menjadi desainer ini terkabulkan.