Sudah satu bulan aku berada di K11 KPB. Awalnya sebelum masuk K11 aku pikir tidak sanggup, karena drama- drama yang dilalui kemarin saat K10, cukup membuatku lelah. Tapi setelah medengar kata- kata dari angkatan yang baru lulus, aku jadi lebih semangat lagi untuk terus tetap semangat sampai akhir dan tuntas. Oleh karena itu aku juga berpikir, kalau aku berhenti di tengah berarti aku gagal, dan tidak tuntas. Lalu tujuan dan harapanku untuk masuk ke KPB ini jadi malah sia- sia, dan aku tidak suka melakukan hal yang sia- sia.
Saat K10, aku masih suka ragu- ragu tiap mengambil keputusan. Masih suka takut salah. Tapi sekarang aku coba untuk menghilangkan kebiasaan ragu- ragu ku itu, dan mencoba untuk lebih berani setiap mau berpendapat, menentukan, dan sebagainya. Setelah satu bulan ku coba hal itu, aku merasa lebih enjoy dengan diriku, rasa takut didiriku berkurang, dan yang biasanya tidak puas dan merasa kurang, karena sering kali aku merasa ragu, sekarang tidak lagi. Aku merasa lebih bebas, dan puas. Beban otak ku yang biasanya “kenapa aku gak ngomong aja ya” , “duh salah gak ya” , “malu ih” , jadi berkurang walau kadang masih seperti itu.
Karena sekarang aku mengerjakan proyeknya sendiri, aku jadi lebih bisa mengeksplor proyek ku dengan bebas, tanpa memikirkan teman kelompok akan senang atau tidak, akan terganggu atau tidak. Lalu aku bisa lebih bebas menyesuaikan jadwalku dengan jadwal yang diberikan oleh kakak, karena sebelumnya harus menyesuaikan dengan jadwal teman- teman juga. tapi karena aku harus melakukan semuanya sendiri sekarang, aku harus lebih semangat dan rajin lagi, lalu tidak menyia- nyiakan waktu ku, karena sekarang bekerja sendiri.
Aku enjoy dengan proyek ku karena proyek yang ku ambil adalah hal yang ku sukai, lalu aku bisa melakukannya dengan cara yang kubisa dan ku sukai. Sebelumnya aku belum pernah asistensi selama pembuatan proyek, paling hanya bertanya bias ake kakak, atau mentor, dan itu pun tidak di jadwal. Tapi sekarang aku ada asistensi, jadi lebih terkumpulkan apa yang ku bingung dan ynag ingin di tanyakan, lalu jadi terasa lebih professional saat pengerjaan proyek.
Akhirnya aku tahu kelebihan dan kekurangannya bekerja secara kelompok. Kalau berkelompok, ide ynag muncul lebih banyak, bisa membagi tugas jadi lebih ringan, dan bisa dapat pemikiran yang berbeda. Tapi kadang masalah yang di dapat lebih banyak, karena pemikiran ynag berbeda, dan penddapat yang banyak, lalu harus bisa bekerja sama secara harmonis. Kalau mandiri, bisa melakukan apa yang disukai, lebih bebas, dan bebas mengeksplor. Tapi ide yang didapat tidak sebanyak kalau berkelomok, lalu beban pengerjaan lebih banyak lagi.
Tapi dari kedua itu aku tidak bisa memilih mending yang mana, karena terkadang ada yang aku lebih suka berkelompok ada yang lebih suka mandiri.
Kereen... terus semangat Thania... 👍🏼😊