Don’t Kill Anything But Time
Aturan dasar ketiga saat berkegiatan alam bebas adalah jangan bunuh apapun selain waktu. Seperti yang ku katakan di essay sebelumnya bahwa kita harus saling menghargai sesama makhluk hidup.
Salah satu kasus yang sering terjadi adalah memotong dahan atau ranting yang masih bagus untuk dijadikan tiang tenda atau flysheet saat berkemah, beberapa orang merasa itu hal yang wajar padahal itu tidak diperbolehkan. Pada saat membangun tenda atau shelter biasanya memang kita memerlukan beberapa dahan atau ranting pohon untuk membantu menahan flysheet kita, tapi gunakanlah ranting atau dahan pohon yang sudah terjatuh di tanah atau kalaupun tidak ada potonglah ranting yang sudah mati jangan yang masih hidup.
Begitupun dengan api unggun, saat menyalakan api unggun kita pasti membutuhkan kayu sebagai bahan bakar. Jangan pernah sekali-kali kalian memotong pohon yang masih segar, ambilah kayu-kayu atau dahan pohon yang sudah jatuh di tanah, atau bila kalian berkemah di area wisata mintalah pada petugas untuk menyiapkan kayu api unggun, biasanya mereka menyediakan kayu yang memang disiapkan untuk api unggun.
Aturan-aturan seperti ini sebenarnya juga dilakukan untuk keselamatan kita, karna bagaimanapun bila kita berkegiatan di alam bebas itu bukan tempat habibat kita, ada makhluk lain yang memang tinggal disana. Jadi berusahalah untuk tidak saling mengusik satu sama lain. Bayangkan bila pohon-pohon di gunung habis kita tebangi untuk membuat tenda, suatu saat monyet-monyet disana akan turun ke kota karna sudah tidak ada tempat lagi untuk mereka.
Setiap ada yang bilang padaku ingin mencoba kegiatan alam bebas aku selalu menyarankan mereka untuk pergi bersama dengan orang yang berpengalaman, karna terkadang informasi-informasi seperti ini tidak bisa kita dapatkan hanya dari internet. Mungkin itu adalah salah satu usaha kecilku untuk meminimalisir kecelakaan kegiatan di alam bebas.