AES049 Kamu Kenapa Sih Meursault?
Rizalk47
Tuesday July 1 2025, 3:45 AM
AES049 Kamu Kenapa Sih Meursault?

Beberapa hari lalu aku baru saja menyelesaikan buku yang bertajuk orang aneh The Stranger (L'Étranger) karya Albert Camus, buku ini aku beli di penerbit Kakatua, dan aku sangat senang sih, terjemahannya cukup mudah dimengerti, dan juga aku penasaran terhadap karya Albert Camus. Orang Aneh menceritakan seorang pekerja pelabuhan bernama Meursault, dan diawal cerita ibunya meninggal tetapi ia tidak merasakan kesedihan, ia juga memandang cinta kepada lawan jenis hanya sebagai kebutuhan saja, bukan sesuatu hal romantik yang agung. Di dalam novella ini, memakai sudut pandang orang pertama, kita diajak menyelami pemikiran Meursault, bagaimana pola pikir dia terhadap dunia itu sendiri, tentang tragadi-tragedi yang menjadi rangkaian cerita. 

Selama membaca buku ini aku banyak mengalami kebingungan dan terkadang aku selalu menghakimi Meursault sebagai tokoh utama, mengapa dia bisa sedingin itu? Pada saat pemakaman ibunya pun yang ia pikirkan yaitu ingin segera selesai karena cuaca yang sangat panas, dan di rumah duka pun dia sempat-sempatnya menyalakan rokok dan meminum kopi hangat. Banyak sekali keanehan yang aku pikirkan, dan juga cara pandang dia terhadap Marie, wanita yang katanya ia cintai, namun ketika ditanya apakah ia mencintai Marie, Ia selalu menjawab "biasa saja itu bukan hal yang penting" . Aku sangat kesal selama membaca buku itu, kamu tuh kenapa sih Meursault?. Apakah dunia memang sejahat itu sama kamu?, atau kau menyerah terhadap "ilusi" yang ditawarkan dunia, mungkin akunya saja yang naif tetapi tidak tau juga. 

Apakah kepahitan yang aku alami itu menjadi membuatmu seperti itu?, aku jelas akan sangat sedih sekali apabila ibuku meninggal, walau memang tidak berpengaruh juga, tetapi itu bisa jadi bentuk rasaku pada ibuku gitu loh, kamu kok ga nangis Meursault? Lalu kau bergaul dengan teman-teman yang bisa dikatakan negatif, itu makanya kamu terjerumus ke dalam urusan mereka, dan kamu harus dihukum karena "tidak sengaja" menghilangkan nyawa orang. Ah aku tidak mengerti pada pola pikirmu, terlalu rumit, keterasingan itu sangat asing bagiku Meursault, konsep absurditas yang kau alami sama sekali tidak aku pahami. Apakah itu sesuatu yang normal? atau aku hanya mengikuti nilai dan konsep moralitas yang dipegang masyarakat secara kolektif. Kesadaran kita sangat kontradiktif, dan mungkin aku sangat cengeng dalam memandang dunia itu sendiri, berbeda denganmu. Kau sangat terlihat tegar dan kuat, atau bahkan mungkin air matamu tidak pernah keluar, romansa yang indah pun kau anggap hal yang biasa saja. Apa aku yang salah disini? memandang semua hal layaknya ilusi yang dibuat secara kolektif, atau kau sudah benar. Lalu benar dan salah mungkin hanyalah sebuah nilai bagi sebuah prinsip yang akan dipegang oleh seseorang. 

Meursault! jika aku jadi kamu, mungkin aku tidak akan kuat, dan penciptamu Camus, aku mengaguminya sebagai Filsuf, dan dia sangat pintar menyampaikan pesan dan pemahamannya lewat dirimu. Pada akhirnya rasa kesalku menjadi simpati, aku bersimpati padamu Meursault. Apalagi ketika di pengadilan, aku sangat mengerti, ketika hal tentang rasa duka itu tepatnya ketika ibumu meninggal, bahwa air mata bukan segalanya, maksudnya siapa aku berani-beraninya menafsirkan bahwa engkau tidak merasakan duka sama sekali, mungkin keheningan itu sendiri adalah bentuk duka yang teramat dalam, rokok dan kopimu adalah medium antara kesadaran dan rasa duka itu sendiri. Meursault, apakah aku akan sanggup seperti itu, menjalani kehidupan sebagai mana mestinya, menerima tragedi sebagai sebuah hal yang memang harus terjadi, apakah terlihat "kuat" itu akan membuatku menjadi manusia seutuhnya?. 

Membaca Orang Aneh karya Albert Camus, seperti diajak untuk menghakimi Meursault terhadap nilai yang diyakininya, dan menurutku juga itu pengalaman yang paling seru, aku sangat senang ketika tamat membaca buku tersebut, dan aku bersyukur bahwa Tuhan dengan baiknya masih memberikan aku upaya untuk membaca. Dan terima kasih Albert Camus, terima kasih atas sumbangsih ilmunya terhadap dunia, dan untuk Meursault, semoga kita bisa mengobrol dan ngopi santai suatu hari nanti. 

Sumber foto: Amazon.com: the stranger albert camus: original edition: 9798767658251: camus, albert, Gilbert, Stuart: Books

You May Also Like