Dengan munculnya seorang penurun nama Tarkenton, Samuel mengambil alih kembali dunia politik dalam mafia, dari mengendalikan semua operasi yang dilakukan oleh banyak geng dan organisasi mafia yang sudah ada. Dalam 4 tahun Samuel menyatukan semua organisasi mafia di seluruh dunia, semuanya tunduk di atas Tarkenton tanpa perlawanan sama sekali. Empat tahun lewat, Samuel sempat keluar dari dunia bisnis nama Tarkenton, sampai ia bertemu dengan Cliff Mc Clide, seorang jendral perang di Corvelas, sebuah federasi militer yang memerintah seluruh bumi, Samuel ditawarkan sebuah pekerjaan darinya, Cliff sendiri sudah tahu ia adalah seorang Tarkenton, karena Tarkenton sebelum Samuel selalu ikut dan membantu Corvelas, tepatnya sebuah tradisi bagi Tarkenton, Cliff sendiri adalah teman pamannya Johan Tarkenton, paman dari Samuel, yang meninggal karena penyakit stroke.
Sejak hari itu, Samuel bergabung dengan Corvelas atau sebutan lainnya UMF, meninggalkan dunia mafia untuk saat ini. Hari pertamanya bergabung dengan UMF, ia mengikuti latihan selama 3 bulan bersama total 400.000 rekrut lainnya, 3 bulan yang Samuel lalui terasa begitu cepat, dari belajar sebagai sebuah regimen, pelatihan fisik dasar dan pelatihan dalam menggunakan semua perlengkapan dan pengetahuan yang ada di UMF, Samuel keluar dari tempat tersebut hanya dengan seorang teman, kebanyakan rekrut lainnya takut dengan Samuel, ditambah dengan namanya sendiri. Teman yang ia dapatkan adalah seorang “drill sergeant”, bernama Taylor Kensington, Taylor adalah “drill sergeant” regimen yang Samuel tempati, Samuel menjadi favorit antara rekrut lainnya, yang anehnya tidak ada yang iri terhadap Samuel, yang jelas karena nama Tarkenton.
Taylor sendiri diawalnya sempat mengkhususkan Samuel, hingga Samuel merasa rekrut lainnya merasa direndahkan dan tidak adil, maka Samuel meminta Taylor untuk berteman diluar jam kerjanya, dimana keduanya meluangkan waktu “hangout”, koneksi kedua teman baik itu hanya berbatas teman saja, berbeda dengan Samuel, menganggap Taylor sebagai ibunya, dan Taylor menganggapnya sebagai anaknya sendiri. Nasib buruk menimpa Taylor, 1 tahun setelah Samuel dikirim bersama regimennya ke medan perang, Taylor dikabarkan meninggal, tewas dalam kecelakaan mobil, peristiwa ini membuat Samuel kehilangan satu-satu teman terbaiknya dan akhir dari karier awalnya di UMF. Samuel pun kembali mengikuti dunia perkuliahan, bersama keempat sahabat akrabnnya, Charles, Martin, Nova dan Martinox, Samuel pun kembali dalam bisnis mafia dengan nama Tarkenton miliknya, mengoperasikan seluruh kuliah sebagai salah satu tempat pendidikan terbaik dan dijadikan operasi terbesar Samuel untuk sebuah pabrik senjata dan ditemukannya sebuah baju yang mengubah dunia peperangan dari perspektif Corvelas.
Tulisan ini akan digunakan di proyek mandiri komik digital K11 Bintang