AES59 Kecil (2)
Kirana Kasih
Friday October 22 2021, 12:27 PM
AES59 Kecil (2)

Minat membuat miniatur mulai semakin muncul ketika aku kelas 6 kalau tidak salah. Pada saat itu, kami sekelas membuat karya maket berupa stan-stan yang biasanya buat jualan gitu. Untuk stan-nya sendiri terbuat dari bahan kayu seperti stik es krim, sedangkan barang jualannya terbuat dari clay. Sejak saat itulah aku mulai tertarik membuat miniatur dari clay. 

Minat ini aku coba tingkatkan lagi dengan menjadikannya proyek di kelas 7. Di kelas 7 aku mencoba membuat miniatur hewan yang terancam punah, yaitu orangutan dan elang jawa. Pada saat itu aku sadar banyak hal yang perlu aku pelajari. Mulai dari bahan clay yang tepat sesuai tujuannya dan bagaimana mewarnai clay agar hasilnya semakin mirip dengan kenyataannya. Karena karya yang aku hasilkan pada saat itu bentuknya masih agak kurang mirip karena salah jenis clay dan ketika mewarnainya pun ternyata sulit, apalagi membuat dan memilih warna yang tepat.

Di kelas 8, aku mencoba untuk membuat miniatur dalam bentuk orang. Di sini proses membuat miniatur menjadi lebih sulit karena aku lebih banyak riset sebelum membuatnya. Aku belajar pentingnya membuat rangka dari kawat, bagaimana bentuk rangkanya, dan bahan apa yang tepat. Bagian yang paling aku sukai saat membuat clay berbentuk manusia adalah saat membuat bagian rambut dan pakaian. Karena ketika pakaian dan rambut sudah dibuat, akan langsung terlihat apakah itu mirip dengan aslinya atau tidak. Di kelas 9 aku mulai jarang membuat miniatur lagi hingga sekarang. 

Untuk tetap menjaga kemampuan dan kesukaanku pada miniatur, aku pun ingin mulai lagi untuk mendalaminya. Tapi aku akan pelajari dulu dengan benar dasar-dasarnya sebelum langsung membuatnya. Jadi hasilnya pun bisa lebih baik dari sebelumnya dan aku pun tidak buang-buang bahan. Objek yang aku buat pun ingin lebih beragam lagi, tidak hanya manusia saja.