AES294 Dua Ember Tanah & Empat Ember Air
leoamurist
Sunday July 17 2022, 9:27 PM
AES294 Dua Ember Tanah & Empat Ember Air

Benih yang disebarkan terjatuh di tanah basah. Tidak seperti rawa yang menggenang, tidak juga seperti lumpur yang melekat. Di antara keduanya itu. Kalau dimodelkan, seperti dua ember tanah dan empat ember air yang digabungkan. Lalu diobok-obok, airnya diobok-obok, ada ikannya kecil-kecil pada mabokĀ (lha... malah jadi lagu anak jaman 90an).

Benih tumbuh dan berkembang menjadi pohon, yang mantap di atas tanah basah yang rentan. Laku yang diperlukan adalah mengakar, seiring waktu semakin meluas dan semakin mendalam. Menemui berbagai keluasan dan kedalaman, menemukan keluasan dan kedalaman tertentu yang paling pas nutrisinya.

Benih menjadi pohon dalam lingkungan itu dan pohon itu sendiri menjadi lingkungan itu. Keberadaannya memberikan guna sekaligus menerima guna, seperti menjadi yang adalah menjadikan dan dijadikan. Simultan dan saling, sekaligus dan sekalian. Demikianlah kebijaksanaan dua ember tanah dan empat ember air.

Sedemikian, sehingga jalan yang perlu dilakukan adalah memberi dengan cara mengambil. Seperti pohon, mengambil apa yang diperlukan dalam rangka memantapkan dirinya. Kemudian memberikan diri, menjadi ruang yang menguatkan dan memantapkan benih-benih sepertinya yang terjatuh di tanah basah ini.

Dua ember tanah dan empat ember air adalah harta yang diambilnya, diolahnya, dipergunakannya. Dikendalikannya, untuk menumbuhkan semua yang berada dalam batas hartanya. Rumput yang perlu secangkir air dan segelas tanah. Bunga yang perlu dua cangkir tanah dan segelas air. Rambatan, umbian, jalaran, dan seterusnya tanpa jadi keterusan.

You May Also Like