AES665 Haru Dalam Rentangan Jarak dan Waktu
Andy Sutioso
Friday June 14 2024, 1:02 PM
AES665 Haru Dalam Rentangan Jarak dan Waktu

Kemarin Musik Sore di penghujung TP yang ke 19 digelar. Seperti biasa dari tahun ke tahun digelar. Yang tidak biasa, saya tidak bisa hadir di sana, karena sedang berjarak dalam tempat dan waktu. Perasaan yang sangat aneh, tidak bisa dijelaskan. Walaupun saya sudah menyiapkan diri sejak tahu saya tidak bisa hadir di berbagai rangkaian peristiwa di penutupan TP-19, bahkan sampai di pembukaan TP-20. 

Dalam pemikiran saya, cepat atau lambat hal ini akan terjadi. Bahwa ini terjadi setelah 19 tahun perjalanan Semi Palar, saya tidak tahu juga apakah itu cepat ataupun cukup lambat. Saya hanya yakin ini harus terjadi sekarang, karena memang tidak ada peristiwa kebetulan. Termasuk bahwa dengan segala runutan peristiwanya, saya perlu dan bisa berangkat ke Jerman pada tanggal 29 Mei lalu. Sekitar 2 minggu sebelum pelaksanaan musik sore untuk keperluan keluarga yang bagi saya sangat penting. 

Menjelang Musik Sore saya sempat berkomunikasi lewat WA dengan beberapa rekan orangtua juga ada dengan beberapa murid, orangtua dan kakak. Banyak juga yang cukup kaget bahwa saya tidak bisa hadir di Musik Sore juga beberapa kegiatan penutupan di Semi Palar. Dalam pesan WA-nya @saskiaelectra menuliskan "It will not be the same without you kak Andy". Waktu itu saya tidak sempat membalas, saya hanya membatin, buat kak Andy juga sama, it will never be the same for me too Saski... 

Saat pelaksanaan Musik Sore seperti biasa semua super sibuk. Saya hanya bisa memantau persiapan melalui grup WA. Saya hanya mengirimkan pesan pendek supaya Musik Sore berjalan lancar, membawa makna dan kebahagiaan buat warga Semi Palar yang hadir di sana. Setelahnya saya berusaha mengalihkan diri lewat kesibukan yang lain. 

Keesokannya saya kembali mendapat beberapa pesan WA yang masuk secara pribadi. Sangat-sangat berkesan buat saya. Kemudian juga saya bertukar pesan WA dengan Saski, membalas pesan Saski yang belum sempat saya jawab sebelumnya. Di beberapa momen itu rasa haru menyeruak dalam ruang batin saya. Air mata saya muncul, kuat sekali rasa yang biasa saya rasakan saat hadir di langsung di ruang peristiwa Musik Sore dari tahun ke tahun. 

Ya begitulah apa yang saya sempat rasakan - walapun berjarak ribuan kilometer, berjarak ruang dan waktu. Ijinkan saya mencatatkan pesan yang saya rasa penting untuk direkam - karena ini mencatatkan juga proses panjang sebuah keluarga yang memercayakan proses belajar anak-anaknya di Semi Palar. 

Sedikit catatan saya tentang Musik Sore tahun ini. Terima kasih juga buat kak @yantisuryanii7 yang menyempatkan diri membuat catatan Musik Sore tahun ini. Salam bahagia untuk semua. 🙏🏼😊