AES36 Belajar Online Vs Offline
SamBin
Thursday September 16 2021, 3:21 PM

Tepatnya pada hari ini, tanggal 16 bulan September tahun 2021 ini, Indonesia, di kota Bandung mulai kembali mengoperasikan sekolah offline bagi banyak sekolah umum, agar orang-orang bisa kembali berkegiatan sekolah tanpa gangguan dalam belajar “online” di rumah, yang menjadi cukup sulit dan meresahkan banya orang-orang pada umumnya, dari koneksi internet yang mahal dan sering terkena gangguan sinyal, dan gaya belajar yang kurang bisa dilakukan orang-orang seperti biasanya. Tetapi bagi saya sendiri pengalaman ini cukup berbeda, tepatnya sejak tahun 2020, di awal bulan Maret, dimana saya masih berjenjang SMP kelas 9, saat ini adalah semester kedua dalam tahun pelajar SMP kelas 9, maka akan ada ujian nasional dan mengerjakan proyek inovasi produk, bagi saya adanya Covid-19, saya bisa mengerjakan proyek inovasinya di rumah, dimana saya bisa belajar dengan banyak alat tukang, dibandingkan di sekolah, dimana bahan dan alat juga waktunya sangat terbatas. Dengan ini, pengalaman saya untuk belajar “online” menjadi lebih menyenangkan dan menguntungkan, contohnya belajar untuk ujian sekolah, yang bisa lebih mencari banyak sumber pelajaran dari internet juga.

Di sisi lainnya belajar online, koneksi secara sosial menjadi sangat menurun, sebelumnya yang di sekolah dimana saya bisa bersosialisasi dan melihat kegiatan sekolah secara langsung, turunya kegiatan sosialisasi antar teman-teman saya, membuat banyak kegiatan penutupan kelas terasa lebih dingin dan sepi, karenanya jarang “ngobrol”, maka suasana pertemanan kelas jadi terasa kaku juga. Sekarang di tahun 2021 ini, saya sudah masuk jenjang KPB kelas 11, tepat pada pertengahan tahun ini sempat ada PPKM, dimana kegiatan diluar rumah menjadi lebih terbatas, meskipun itu, pemerintah sempat mengeluarkan ide untuk sekolah “offline”, saat ini, ide tersebut dianggap tidak masuk akal dan sangat beresiko menularkan Covid-19 ke anak-anak yang mulai bersekolah kembali. Kini sudah memasuki bulan September, sekolah “offline” mulai diterapkan, dengan tambahan protokol kesehatan, maka tepat hari Kamis ini tanggal 16, seluruh kelas 11 datang ke sekolah untuk berkegiatan dari jam 7.30 sampai jam 11.00 untuk melanjutkan kegiatan kelas, seperti membuat adonan kertas dan membahas kegiatan proyek kelas.

Dengan pengalaman yang dirasakan hari ini, saya merasa sosialisasi antar teman kelas mulai lebih terasa, meskipun hanya ke beberapa teman dulu, dari mengobrol singkat sambil mengerjakan proyek kertas. Contoh lainnya yang saya lihat adalah kelompok proyek Nyenack, secara positifnya, ada potensi untuk meningkatkan sosialisasi antar anggota kelas lainnya, untuk pengerjaan proyek, lebih terasa lebih aktif dan progresif, dari sesi diskusi yang dilakukan terasa hidup, contohnya saat membuat BMC untuk proyek kertas.

You May Also Like