AES50 RTS KPB Kelas 11
SamBin
Tuesday October 5 2021, 3:26 PM

Tepat pada hari ini, Selasa tanggal 5 bulan Oktober tahun 2021, saya melaksanakan “Review Tengah Semester”, untuk KPB kelas 11, sebagai kegiatan untuk “merecap”, kembali progress dan pencapaian masa pembelajaran di semester 1 kelas 11. Sudah lewat 3 bulan masa pembelajaran di KPB jenjang kelas 11, tidak terasa sudah mencapai bulan Oktober, sebentar lagi mendekati November, Desember dan tahun baru 2022, sama seperti Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir, berawal dari tahun 2020 sampai 2021 ini, kemungkinan masih ada di tahun 2022, tetapi kegiatan sekolah menjadi lebih banyak yang “offline”, berkegiatan di kelas, atau di luar lingkungan rumah, melainkan menatap layar komputer atau hape secara berulang-ulang. Review tengah semester kali ini dilakukan langsung di sekolah oleh KPB kelas 11, berbentuk sebuah sesi presentasi di depan audiens asli.

Perkiraan saya di awalnya untuk sesi review, biasanya RTS (Review Tengah Semester), selalu berhubungan dengan mengerjakan soal yang berhubungan dengan mata pelajaran Matematika, IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Bahasa Indonesia, IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Bahasa Sunda dan Bahasa Inggris. Semua mata pelajaran ini berdasarkan ingatan saya semasa di SMP kelas 7, 8 dan 9, tetapi berbeda dengan ekspektasi saya, sudah tertebak materi reviewnya bukan merupakan soal, sebuah presentasi, sayangnya saya tidak mengetahui materinya, setelah diberitahukan materinya, terkait cerita dan progress di kelas 11, termasuk proyek mandiri. Materi kali ini cukup berbeda dengan presentasi biasanya, selalu melibatkan sebuah penelitian atau sebuah kegiatan proyek besar yang bersangkutan sebuah komunitas, untungnya setelah saya mendengar bocoran materi untuk presentasi, ditambah ada panduan dan video presentasi RTS (Review Tengah Semester) yang dilakukan sebelumnya oleh jenjang KPB kelas 10, terisi terkait cerita mereka selama berkegiatan dalam dan dengan gaya belajar KPB.

Secara keseluruhan materinya terbagikan ke kegiatan selama di kelas 11, berawal dengan rutinitas harian, rutinitas mingguan, proyek kelas yang sedang dilakukan, proyek mandiri yang sedang dilaksanakan, kurang lebih di seksi proyek mandiri lebih fokus menjelaskan proses, hambatan dan pencapaian dalam pengerjaan proyek, contohnya ada proyek saya, yaitu membuat 3 skestsa konsep halaman komik, 1 halaman komik yang hamper tuntas diperdetailkan. Secara singkat, menjelaskan penemuan, pemikiran dan perasaan yang dialami selama mengikuti kegiatan-kegiatan rutin lama dan baru di jenjang KPB kelas 11. Saat melaksanakan sesi presentasi RTS, saya menjelaskan dengan detail dan jujur ketiga poin tersebut dari semua kegiatan rutinitas yang dilakukan, berlanjut ke membahas proyek mandiri, dengan lamanya saya menjelaskan proses dan pencapaian dalam proyek mandiri.

Memasuki akhir sesi presentasi, entah kenapa terasa ada yang kurang, suasananya tidak terasa nyaman, terpikirkan, “apa aku ada yang kurang dijelaskan, atau pas aku ngomong gak jelas?”. Pemikiran ini terngiang-ngiang di kepala, kemudian saya mendapatkan jawaban bahwa presentasi RTS yang dilakukan oleh saya melebihi waktu batas, 20 menit, berbeda dengan yang pernah diberitahu beberapa hari lalu, yaitu 1 jam sesi presentasi, saya juga bingung dengan tanggapan beberapa kakak, bahwa penjelasan kegiatan rutinitas tidak memerlukan penceritaan yang detail, tapi harus lebih fokus ke inti pembelajaran yang didapatkan, perkataan ini juga terasa aneh, seakan bahan dan poin penjelasan untuk presentasi RTS menjadi bertolak belakang dengan apa yang sudah disebutkan sebelumnya.

Di luar kebingungan ini, saya sempat mendapatkan pembelajaran baru dari sesi presentasi RTS ini, untuk menyiapkan rencana cadangan jika ada materi presentasi yang mau ditampilkan mengalami permasalahan teknis, contohnya video pengerjaan halaman komik. Yang paling bermakna bagi saya adalah belajar untuk lebih produktif dan menjauhkan diri dari distraksi dalam mengerjakan tugas proyek, karena yang paling terasa lambat adalah proyek mandiri komik, solusinya yaitu untuk mengurutkan prioritas tugas, sehingga saya bisa mengatur pembagian energi untuk mengerjakan masing-masing tugas, ditambah untuk mencari solusi untuk solusi lama tidak berjalan dengan lancer, mencari alternatif solusi baru yang efektif dan realistis.

You May Also Like