Tepat pada hari ke-5 magang di Motion Beast, tugas saya yang sebelumnya berkaitan dengan wayang Motekar sudah berakhir, saya pindah ke sebuah proyek yang baru, yaitu untuk menuntaskan “scene 6” dari proyek “video mapping” cerita Nabi Musa. Kemarin lalu pada tanggal 22/08/2022 pada hari Rabu, saya mengerjakan sketsa awal untuk adegan ke enam, saat membuat dan memikirkan adegannya saya sempat kebingungan dengan bentuk adegan apa yang dapat merepresentasikan adegannya dengan tepat dan berastetika, adegan yang diminta adalah adegan menggambar Nabi Musa melawan penyihir dengan tongkat yang berubah jadi ular, dalam adegan itu awalnya saya mencoba menggambarkan sketsa adegan ular milik Nabi Musa melawan 2 ular milik penyihir Mesir, adegannya merpresentasikan adegan perlawanannya, tetapi setelah saya bertanya ke rekan kerja saya, ternyata adegannya kurang bisa digunakan karena konteksnya yang terlalu kasar, yaitu pertarungan, ditambah karena “video mapping” ini akan digunakan untuk tontonan anak kecil.
Melihat dari jawaban rekan kerja saya, saya langsung memulai menggambarkan sketsa untuk adegan yang paling baru, adegannya merepresntasikan kehadirannya penyihir Mesir, dari sketas itu, saya memulai menggambar dan mewarnai adegannya sesuai dengan “palette color” yang sudah ada di adegan yang sudah dibuat rekan kerja saya. Adegan ke enam ini mulai dikerjakan dengan menggambarkan setiap desain arsitektur bangunannya terlebih dahulu, kemudian dilanjut dengan menggambarkan penyihirnya dari perspektif yang dekat, yang digambar merupakan dada sampai leher penyihirnya, agar orang-orang tahu itu penyihir, saya menambahkan kalung emas dan sebuah tongkat, referensinya melihat dari internet, dari pakaian kuno orang-orang Mesir, setelah menggambarkan penyihirnya, saya mulai menggambarkan “background” dari adegannya, adegan yang digambarkan merupakan sebuah aula besar dengan pilar batu yang berjajaran, ditambah dengan jendela di setiap pertengahan pilar sebagai unsur astetika dan hiasan tambahan, sisanya saya gambarkan ubin lantai, dan gerombolan orang, dalam berbentuk “silhouette”. Dari sesi kali ini saya mencoba menambahkan warna-sesuai tema warna sebelumnya, dengan melihat persatu-satu sambil menggunakan “inkdropper”, saya berhasil mewarnai “backgroundnya” sesuai tema yang diperlukan.