Setelah kematian komisaris Duke Montreal, berita mulai menyebar ke media internasional hingga ke berita skala universal, munculnya berita ini, menarik banyak perhatian wartawan dan berbagai stasiun berita, karena berita yang menjadi umum dan luas, masyarakat biasa sendiri mulai tertarik dengan beritanya, menarik banyak penonton dan pendengar dalam kasus ini, hingga terciptanya berbagai media konspirasi yang diciptakan oleh orang-orang sendiri. Adanya berbagai berita konspirasi dan berbagai media informasi yang aktif mengganggu proses investigasi yang dilakukan oleh DIS dan Corvelas, gangguan serupa masyrakat umum yang sering menggangu proses penyelidikan, sumber informasi yang diberikan menjadi kurang terpercaya, hingga tumbuhnya berita palsu, dampaknya membuat proses investigasi berjalan lama. Proses investigasi berawal dari hanya 4 minggu, dengan munculnya berita palsu, berita konspirasi, dan rasa penasaran media umum, memperpanjang prosesnya menjadi sampai 1 tahun, dengan ini DIS meminta bantuan dari seorang mantan anggota operasi special Corvelas, bernama Samuel Tarkenton, menjadikan dan memberikan posisi baginya di dalam ranking kepolisian DIS, ditambah kebebasan yang didapatkan untuk hak kerjanya.
Samuel Tarkenton dan Robert Weissman, Kedua tokoh ini berperan besar dalam proses investigasi meninggalnya Duke Montreal. Robert Weissman sebagai kepala dan pemilik DIS, Samuel Tarkenton sebagai tangan kanannya, memimpin semua operasi lapangan untuk setiap investigasi yang dilakukan. Tepat saat tanggung jawab investigasi diberikan ke Samuel Tarkenton, operasi kembali berjalan lagi, dengan efesiensi dalam penyelidikannya mencapai 85%, karena adanya Tarkenton, operasi ini berhasil menemukan beberapa orang-orang yang bersangkutan dalam pembunuhan Duke Montreal, secara singkat Tarkenton dapat menemukan beberapa orang ini dengan usahanya untuk menyelediki masa lalu Duke Montreal, Duke Montreal, sebelumnya adalah menteri hukum buminya tepat sebelum Corvelas datang, “Earth 235 Type D”, dikenal sebagai titik awal munculnya musuh terbesar Corvelas, yaitu Old-Gov, sebuah organisasi yang tercipta dari beberapa pemimpin dan pemain terbesar dalam dunia politik tepat sebelum Corvelas datang, anggotanya sendiri terisi oleh orang-orang buruan Corvelas dan orang-orang yang dijatuhkan kedudukannya dalam dunia politik oleh Corvelas dan DIS.
Berdasarkan informasi ini, Tarkenton dapat menemukan beberapa alasan kenapa Duke ditembak dan tewas, berdasarkan teorinya, Duke dibunuh, karena dengan menjatuhkan tokoh hukum terbesar di Corvelas, moral dan motivasi semua anggota kepolisian di DIS dapat jatuh, hingga membuat sebuah revolusi yang terbentuk oleh anggota DIS sendiri, tidak hanya itu, tetapi karena reputasi polisi DIS sendiri dikenal baik oleh masyarakat lokal, dari berbagai ras, kaum dan spesies, berbeda dengan sistem kepolisian yang diambil sebelumnya di kebanyakan “universe”. Karena tanpa adanya DIS, orang-orang bisa tersesat kembali ke dalam dunia kriminalitas, berbagai ajaran yang negatif dan menjatuhkan nama baik hukum.