Perjalanan menuju Kota Bandung pagi ini terasa menyegarkan, dari awal keluar rumah sudah disuguhi langit biru dengan berbagai macam awan menghiasi menempati posisinya masing-masing. Awan sirus pada lapisan langit paling atas, bentuk uniknya yang seperti bekas sapuan membentuk arsiran-arsiran horizontal kemudian ada awan kumulus yang bergumpal-gumpal seperti kawanan hamster berbulu, lucu sekali bentuknya kadang awan-awan ini bentuknya menyerupai hewan berbulu lain. Tak ketinggalan terlihat ada awan stratus si kelabu menyapa kami pagi ini dari arah timur. Tak ketinggalan aku mengabadikan beberapa foto para penghuni langit. Pagi ini mereka semua tampak akrab, saling menampakkan diri tanpa berusaha menghalangi yang lain.
Rupanya anak-anak di kelas pun sedang mengamati hal yang sama, mengamati langit. Seru sekali memang mempelajari langit, rasa bersemangatnya mengingatkanku pada masa kecilku dulu. Mempelajari langit, mencari cuaca, mengenal atmosfer, mewarnai bintang. Langit hari ini memang sayang bila dilewatkan mengingat hari-hari kemarin cuaca begitu kelabu dan sendu tanpa langit berwarna. Foto-foto yang dibagikan kakak di kelas membuatku makin bersemangat memotret langit, meskipun harus melawan kencangnya angin yang beradu dengan kecepatan kendaraan. Kupegang gawaiku dengan erat. Tidak lucu kalau sampai terbang ikut bersama angin.
Pada perjalananku tadi kutemukan kontras yang menarik. Birunya langit di utara ditemani awan sirus yang mempesona kemudian dari arah timur langit kelabu dengan kawanan awan stratusnya menyapa. Seperti melihat khayalan kemudian disadarkan oleh kenyataan. Menertawakan aku yang masih mengantuk namun harus pergi menjalankan aktivitas hahaha