Saat tau bahwa proses magang ini akan di tempatkan di kelas Domikado, yang dirasa saat itu masih biasa saja. Karena sebelumnya saat observasi di tempatkan di kelas Domikado juga, jadi saat dilanjutkan magang ada beberapa teman-teman yang masih ingat dengan saya kalo tidak salah Tatha, Farzan dan Jack. Wah senangnya saat ada beberapa dari teman-teman masih mengingat saya. hehe
Minggu awal membersamai Domikado, teman-teman disibukkan dengan persiapan untuk Nyaba Lembur mulai dari cek kelengkapan packing, penunjukkan penanggung jawab masing-masing kelompok, menentukan menu makanan yang akan disajikan selama nyaba lembur, penentuan petugas masak dan piket. Awalan ini yang membuat saya sedikit khawatir, ada pertanyaan terlintas “bagaimana ya cara pendekatan dengan teman-teman yang mulai beranjak remaja ini?”,pertanyaan itu muncul ketika mengalami penolakan dari salah satu teman Domikado. Secara tidak langsung disadarkan bahwa untuk menjadi sosok fasilitator di kelas harus senantiasa belajar untuk memahami teman-teman, baru bisa terjalin kerjasama yang harmonis, perlu sabar dan selalu mendengarkan tidak mendominasi.. ya itu yang saya pikirkan kala itu.
Minggu kedua diberi kesempatan yang berharga untuk membersamai teman-teman Domikado Nyaba Lembur. Ternyata benar adanya bahwa untuk semakin dekat dengan teman, cara paling ampuh adalah dengan melakukan perjalanan bersama. Selama 4 hari di Gambung saya mulai bisa memahami beberapa teman Domikado, beberapa bercerita pada saya tentang makanan kesukaan, cita-cita, pertemanan, dan bahkan ada yang jujur bilang tidak suka dengan saya saat pertama kali bertemu di kelas, tetapi saat kami berbincang-bincang bersama di Gambung, ia menganggap bahwa saya lumayan asyik untuk diajak ngobrol hehhe.. wah ternyata benar perlu memahami dulu, sabar dan jadi pendengar yang baik yaa. Pengalaman yang paling tak terlupakan yaitu saat teman-teman tersesat dalam perjalanan pulang dari mata air, disitu saya disadarkan bahwa dalam situasi apapun perlu berfikir jernih untuk menemukan solusi terbaik. Terima kasih teman-teman Domikado telah kembali dengan keadaan sehat tanpa kurang satu apapun dan selalu diiringi dengan keceriaan. Di Gambung juga saya belajar tentang makna hidup kesederhanaan, bersyukur dengan merasa cukup atas apa yang Tuhan berikan pada kita sebagai umatnya.. Hal yang terkadang saya lupakan. Dan sepulang dari Gambung saya berusaha membiasakan untuk hiking setidaknya seminggu satu kali, berkaca dari pengalaman di Gambung saya pribadi agak kesulitan dalam mengatur stamina karena belum rutin berolahraga sebelumnya.
Minggu ketiga saya mengamati kesungguhan teman-teman dalam menghadapi RAS, apapun hasilnya nanti semoga apa yang teman-teman pelajari disemester ini dapat membawa manfaat di kehidupan nyata. Semoga gelaran karya dengan tema khas Domikado dapat berjalan lancar. Akhir kata terima kasih banyak Vania, Hayaa, Tatha, Salvia, Bebe, Ara, Ninda, Charma, Asya, Gwen, Agaz, Nail, Kinang, Ceenan, Ama, Farzan, Carlos, Jack telah membersamai saya untuk lebih mengenal Semi Palar. Selalu semangat untuk bertumbuh menjadi harapan ya teman-teman. Hwaiting!!