Secarik kisah lalu kembali terusik
Meski hadirnya kini tanpa hujan yang merintik
Membuka setitik ruang penuh dilema
Hempaskan nyata tentang luka di ambang koma
Kami bukan memilih lupa
Bukan pula sulit menyapa
Yang luruh biarkan dulu berpeluh
Hingga tak ada alasan untuk menjadi angkuh
Kami tak hanya memilih diam
Mengurai simpul terkadang tak butuh paham
Yang lekat biarlah terus mendekat
Agar tak ada celah untuk berdebat
Detik waktu berdenyut mengiringi laku
Perangainya seringkali berubah ikuti jalan berliku
Namun, ada kalanya daya tak bersambut
Tak mengapa, selama upaya tak berangsur surut
Dan jika jeda adalah sebuah penanda
Ijinkan langkah menuju arah berbeda
Kelana jiwa dalam meracik makna
Sampai bertemu di ranah penuh warna
Yaay, ada tulisan Bubuy lagi muncul... Hayu Buy kita lanjutkan lagi nulis di Ririungan... ☝🏼😊🙏
Hihi, iya kak Andy, ternyata sulit untuk bisa konsisten. Mudah²an bisa dicoba. Terima kasih kak Andy