AES092 Kesibukan di Dalam
yulitjahyadi
Monday December 6 2021, 8:21 PM

Kesibukan yang ada dan terlihat dari luar, sebenarnya pun terjadi pada lapisan yang lebih dalam. Namun karena tidak terlihat jadi tidak mudah tersadari. Seperti akhir-akhir ini, aku merasa ada banyak kesibukan di dalam, riuh dan mengalir ke luar, butuh diamati dan diberi perhatian. 

Berbeda dengan waktu sebelumnya saat aku lebih sering mengamati segala sesuatu yang terjadi di luar untuk dicerna di dalam. Kali ini begitu terasa akan adanya arah yang kebalikannya, sehingga perbedaan itu membuatku seperti sedang tidak ingin mengambil apapun dari luar untuk dijadikan olahan di dalam.

Aku baru menyadari perbedaan suasana ini, yang sekaligus menjelaskan keenggananku untuk terlibat secara pikiran maupun fisik dengan apapun yang di luar diri. Oleh karena segala sesuatu adalah energi, dan butuh energi pula untuk melakukan sesuatu, maka ketika menyadarinya aku mencoba untuk memberi ruang dengan jeda yang cukup sehingga cukup energi untuk menyadari apa saja yang ada di dalam keriuhan itu.

Barangkali kalau kata orang Jawa ini sedang mubal, sedang meluap, luber berikut segala kotorannya. Yaa.. yang tersimpan di dalam bisa juga jadi serupa endapan yang tertinggal. Menaruh perhatian padanya berarti memberi energi pada endapan yang sedang naik ke permukaan tadi untuk dialirkan sepenuhnya. 

Selagi dorongannya ada maka kesempatan semacam ini seperti waktunya beres-beres, bersih-bersih, sehingga sesudahnya lebih jernih lagi. 

Meski bagai endapan yang tertinggal di pipa leher angsa, baik penampilan maupun baunya tak sedap, tapi ketika dipindahkan wastafel tak lagi mampet.  Atau bagai orang keracunan, ketika berhasil muntah maka ia akan merasa lebih lega dan hilang rasa sakitnya. 

Yaa.. ini memang masih ada hubungannya dengan emosi dan memori, dengan proses menuju sembuh, dan yaa... butuh waktu.

You May Also Like