Hari ini kami mempunyai kegiatan sesi berbagi bersama Kak Fitri dan Yanuar tentang Pengolahan Potensi Sampah yang dilakukan komunitas Kak Fitri, bernama Dewi Bumi.
Untuk memahami gerakan yang dilakukan komunitas ini, kita ingin melihat dari sisi value, spirit dan esensinya. Jika kita lakukan pencarian di internet kata- kata tersebut digabungkan, banyak referensi mengarah pada filosofi Hegel tentang spirit/mind (https://hegel.net/en/spirit.htm), dimana terkait dengan roh/pikiran, nilai dan esensi yang terdapat dalam manusia, dibangun dari perjalanan hidupnya. Karena bahannya begitu berat, saya tidak jadi membawa ke pengertian menurut Hegel. Saya memilih menerjemahkan secara umum, dimana "Value" adalah keyakinan atau nilai yang dipegang oleh sekelompok individu dan menjadi pedoman atau tuntunan dalam bersikap. Lalu "Spirit" adalah semangat atau motivasi internal yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Sedangkan "Esensi" adalah hakikat, inti, dan hal yang pokok. Ketiga hal tersebut saya pikir saling terkait, dimana komunitas ini melakukan pengolahan sampah pasti karena memiliki nilai yang mau dicapai, sehingga memiliki spirit dorongan yang memotivasi untuk bekerja dan mencapai tujuan yang lebih esensi atau tinggi dari semua yang dilakukan oleh mereka.
Value yang saya temukan dari sesi hari ini adalah menjadikan komunitas ini untuk peduli pada lingkungan, bukan menjadikannya sebagai pekerjaan mencari nafkah dan berharap mendapatkan banyak penghasilan. Spirit yang saya rasakan dari komunitas ini adalah walau pun mereka memiliki "saingan" yang juga melakukan pemilahan sampah dan ibu-ibu lebih memilih untuk memberikan sampah-sampahnya pada mereka, namun komunitas Dewi Bumi tidak putus asa dan akhirnya mengajak anak-anak muda untuk ikut membantu dalam komunitas ini. Karena spiritnya adalah bukan saling bersaing, tapi bagaimana bekerjasama mencapai tujuan, yaitu mengolah sampah untuk dunia yang lebih baik. Esensi yang saya rasa menjadi inti utama adalah bahwa keresahan warga yang bingung bagaimana mengelola sampah-sampahnya ternyata dapat menciptakan sebuah komunitas yang peduli terhadap lingkungan. Semakin banyak yang mengolah sampah pasti dunia semakin baik.
Sumber
https://www.detik.com/bali/berita/d-6424903/memahami-pengertian-esensi-dari-ciri-dan-contoh