Kabut
Maaf Aes ini telat diupload hampir dua tahun dari awal kelas 10 karena saya tidak percaya diri dengan tulisan ini
Hidupku terasa seperti jalan di tengah kabut, banyak hal yang tak terduga di jalanku melangkah, pusing memikirkan masa depan yang tak terpikirkan dan lagi-lagi melangkah tersesat di tengah dunia yang misterius. salah melangkah dan terjatuh menjadi hal biasa, Mengapa aku ditakdirkan seperti ini? Apakah harapanku di umurku sekarang tak akan pernah terwujud, bagaimana rasa kesenangan yang akan hilang selama 3 tahun kedepan, sungguh jika kau sendiri membaca tulisan ini dengan kesepian 3 tahun lagi, janjilah kamu akan menangis sebahak-bahaknya. Kau akan belajar menghadapi dunia yang keras sembari menyampingkan perasaanmu yang mungkin tak akan pernah hilang! Kau akan belajar berjuang mencapai tujuanmu di tengah kabut yang tengah menutup pandanganmu untuk melangkah lebih jauh..