AES#109 Tanggung Jawab
Natasha Setyamukti
Saturday January 29 2022, 10:56 AM
AES#109 Tanggung Jawab

Bertanggung jawab dengan apa yang kita berikan pastinya sudah menjadi kewajiban setiap orang. Entah yang diberikan adalah barang, jasa, maupun kenalan, memiliki sebuah tanggung jawab menjadi sebuah tanda profesional kita. Sebagai bentuk kita menghargai seseorang yang kita undang, dan menghargai peserta yang mengikuti acara. 

Menjaga sebuah hubungan juga merupakan hal yang tidak mudah. Seperti yang aku ceritakan di AESku sebelumnya, membangun, mendapatkan dan menjaga sebuah hubungan tidak bisa dibayar oleh uang sebanyak apapun itu. Aku sendiri, berusaha sebaik mungkin untuk menjaga hubungan baik yang aku dapatkan sendiri ataupun hubungan yang aku dapat dari orang lain. 

Kini aku merasakan, pentingnya menjaga sebuah hubungan, hubungan membantuku dalam banyak hal, yang kita sendiri tidak tahu kapan akan membutuhkannya. Kegiatan yang selama ini aku lakukan, tentunya akan sulit bila aku tidak memiliki relasi yang baik dengan orang lain. Ada satu kegiatan yang baru-baru ini aku laksanakan, dan itu semua terjadi karena relasi yang aku miliki. Maka dari itu, aku ingin memberitahu teman-teman semua, bahwa menjaga sebuah relasi merupakan hal yang penting. 

Nah dari kegiatan yang aku laksanakan ini, ternyata di dalam timku ada satu orang yang bisa dibilang toxic. Sebagai orang yang mengenal orang yang aku undang, tentunya aku memiliki tanggung jawab lebih. Dan memberikan update mengenai narasumber kepada timku, merupakan kewajiban juga yang perlu aku lakukan. Eh ternyata salah satu timku tiba-tiba menjauhiku, dan malah hanya meminta update dari anggota timku yang lain. Tentunya hal itu tidak bisa aku terima sebagai seorang ketua, aku memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi apapun itu yang berkaitan dengan narasumber kepada siapapun, dan aku juga memiliki tanggung jawab untuk mengetahui kondisi timku, kepada siapa saja mereka memberikan informasi dan lain sebagainya. 

Tapi tidak mungkin juga aku menegur mereka sebelum acara, bisa-bisa hancur timku saat acara belum dimulai. Tapi tidak bisa aku biarkan juga, namun hal ini masih menjadi kendalaku ketika menjadi ketua, untuk bisa berani mengemukakan pendapatku dan menegur, karena sebenarnya aku memiliki hak itu. Harapannya dari kejadian ini, aku bisa belajar mengenai banyak hal dan menjadi ketua yang lebih baik lagi kedepannya. 

You May Also Like