AES16 Sadar Lingkungan(1/4)
Adrien gry
Sunday July 21 2024, 6:01 PM

Mengapa kami memilih masalah sampah dan membuat video pendek mengenai edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan?

Disinilah jawaban nya

Di saat kami berpencar menjadi 4 kelompok berbeda sembari mencari orang dengan profesi untuk kami observasi. Mencari, mencari dan mencari kami sulit bertemu orang dengan profesi yang belum dipilih oleh kelompok lain. Setelah beberapa lama kami berbincang sambil berjalan ke taman musik kami bertemu beberapa pedagang kaki lima dan akhirnya menemukan pedagang sapu yang sedang berjalan di jalan. 

Kami awalnya buru-buru memilih dan salah satu anggota kami menulis pedagang sapu di grup kpb. Kami awalnya setuju memilih profesi ini namun tidak sempat observasi. Di tengah jalan kami bertemu dengan nenek-nenek yang mengemis sambil membersihkan sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan. Setelah itu kami terus berjalan,, karena kami tidak boleh masuk taman musik sebelum waktu nya menunjukan pukul 09:30 jadi kami berjalan ke taman lalu lintas dan menghampiri seorang bapak yang berprofesi sebagai petugas kebersihan. Kami mumutuskan memilih petugas kebersihan dan mengobservasinya.

(Loncat ke waktu dimana kami disuruh membuat karya bebas hasil dari masalah yang kami pilih dan alasannya.)

Kami memilih masalah sampah karena kami prihatin dengan petugas kebersihan dan nenek-nenek yang sedang membersihkan sampah karena di pinggir jalan banyak sekali sampah yang dibuang sembarangan. Disaat Indonesia memiliki sistem open dumping(TPA) di beberapa daerah, banyak daerah yang masih belum memiliki TPA(Tempat pembuangan akhir) sehingga masyarakat banyak membuang sampahnya sembarangan seperti ke sungai, lahan kosong, pinggir jalan, jurang dan tempat-tempat lainnya. Disamping menjadi rezeki bagi pemulung dan juga sampah organik yang dapat terurai dengan sendirinya sampah anorganik yang tidak rerpulung tetap menjadi masalah bagi lingkungan disekitar jalan. Selain mencemari tanah, sampah juga mengotori sisi jalan dan dapat menggangu aliran air di selokan sepanjang sisi jalan saat terbawa oleh air hujan. Lama kelamaan sampah-sampah yang tak dapat terurai terbawa dari saluran air ke sungai-sungai dan akhirnya terbawa ke laut mencemari laut kita. Salah satu jenis sampah yang paling merusak laut adalah plastik yang dapat berpecah menjadi mikroplastik dan mungkin terdapat di ikan-ikan yang kita beli di pasar. Mikroplastik dalam penelitian terbarunya dapat masuk ke alat kelamin dan berbahaya bagi manusia.

Dengan itu kami membuat video edukasi pendek dengan menambahkan scene meme di awal video dan menambah transisi dengan scene edukasinya. Isi edukasinya antara lain gerakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, dampak membuang sampah sembarangan dan sedikit solusi untuk mengurangi sampah dan mengelolanya dengan baik. Meskipin tidak dapat banyak menggerakan orang2 untuk membantu mengurangi sampah seperti pandawara group kami memberi ingatan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membuat cut scene meme agar bisa menarik dan bisa fyp di sosial media seperti instagram ataupun tiktok. 

Sekian, terima kasih sudah membaca. Jangan lupa baca part selanjutnya

You May Also Like