Pagi ini saya terbangun dengan lemas, ya setelah semalam begadang berusaha tetap terhibur dan mendapat semangat lagi untuk ke smipa lagi dan terus mengulang hari ku yang sama di sekolah yang membuatku tersiksa. Aku sangat benci sekolah ini
Setelah bangun aku langsung siap-siap dan berangkat dengan semangatku yang sudah tidak ada. Di tengah perjalanan, whatsapp saya berdering namun saya abaikan. Ya aku orangnya no respon sekali, mengapa? Karena dulu banyak orang2 yang sering mengabaikan kehadiranku di tengah mereka. Kecuali orang-orang tertentu yang memang bisa dikatakan teman baik dan keluarga. Setelahnya saat sampai di sekolah, saya mencari longlast dan bertemu dengan beberapa kakak lain. Salah satunya Kak Robert yang menanyakan etika dan sikap saya, lalu dia menanyakan saya beberapa pertanyaan karena tidak tahu longlas dimana. Dai bertanya berapa tahun saya sudah sekolah disini, saya jawab 5 setengah tahun dari smp, loh ucap kak robert kamu memang berapa tahun di smp? Saya jawab kan ada tiga kelas, berpura-pura tidak tahu untuk menutup ingatan kalau dulu aku tidak naik di smipa. Dia bilang bukannya empat tahun ya??!!? Dengan nada seperti itu di depan kakak yang lain. Di dalem ati, Udah aku tinggalin jauh-jauh masih aja diingetin. Dengan menghadapi kata-kata ini, aku masih menahan sabar dan melanjutkan beberapa obrolan lain sampai obrolannya beres. Setelah itu kakak2 yang lain pergi dan hanya tersisa Kak Gina. Kak Gina menyuruhku untuk membuat refleksi dan tidak melanjutkan proyek dulu.
Tulisan ini belom dilanjut lagi