AES 118 Dingin
joefelus
Saturday September 18 2021, 12:22 AM
AES 118  Dingin

Teledor atau sembrono! Ini judulnya untuk hari ini. Padahal tadi pagi ketika masih gelap dan saya bersiap-siap berangkat ke kolam renang, udara memang sangat dingin, kalau menurut aplikasi cuaca yang saya pakai sehari-hari katanya 9°C. Saya mungkin agak menganggap remeh sehingga pergi tanpa jaket. Memang dingin sih tapi saya masih bisa tahan, mungkin karena baru bangun tidur dan tidak mandi karena akan ke kolam, jadi badan memang masih hangat sejak bangun tidur tadi.

Sesudah berenang saya langsung berangkat kerja, nah sekarang baru deh kerasa banget dinginnya. Sampai sekarang menjelang pukul 10 pagi, suhu masih 11 dan tadi beberapa kali saya harus keluar dari kantor ke unit produksi mengantar labels dan mengambil berkas-berkas, saya menggigil. Apalagi sepagian tidak ada matahari dan cuaca mendung walau katanya kemungkinan hujan hanya 0%.

Ya, musim panas sudah hampir berkahir, hari rabu nanti adalah hari pertama musim gugur. Pepohonan sudah mulai berubah warna sedikit demi sedikit. tadi di tempat parkir kolam renang sudah banyak dedaunan yang menjadi kuning, di depan apartemen saya malah sudah pink dan mulai memerah.

Saya pernah cerita di blog saya dahulu bahwa pada dasarnya warna dedaunan bukan hijau, tapi macam-macam. Ketika musim gugur karena perubahan cuaca, sinar matahari berkurang karena gelap lebih panjang dari siang serta suhu yang menurun secara drastis, maka pepohonan berhenti memproduksi makanan. Krolofil terurai dan dedaunan berubah warna lalu merontokkan dirinya memasuki masa hibernasi di musim dingin. Colorado akan mulai didominasi warna kuning, karena kebanyakan di sini adalah pohon aspen. Kalau pergi ke utara benua Amerika dimana banyak pohon maple maka akan didominasi dengan warna merah. Ya ini adalah musim yang paling Indah. Di blog saya dahulu bahkan saya bilang bahwa sepertinya Tuhan memang menciptakan musim gugur sebagai bentuk perayaan masa-masa terindah, seolah-olah semua semua musim memang dipersiapkan untuk sampai pada puncaknya di musim gugur. Apakah semua pohon menggugurkan daunnya? Tidak! kebanyakan pohon yang dedaunannya seperti jarum seperti Conifers, pinus, cemara, Spruce dan Evergreen, mereka tidak berubah warna dan juga tidak merontokkan daunnya. Nah justru karena ini warna di musim gugur sangat indah sebab ada merah, kuning, ungu, coklat, oranye dan hijau!

Suhu, cahaya dan air mempunyai pengaruh yang sangat tinggi dalam perubahan warna ini. Jika tidak cukup air maka dedaunan tidak akan mencapai puncak perubahan warna tapi langsung menjadi coklat, kering dan gugur. Suhu yang terlalu panas juga tidak baik karena langsung membuat dedaunan kering, terlalu dingin juga akan membuat dedaunan rusak sebelum berubah warna. Kondisi yang terbaik untuk musim gugur agar penuh warna adalah jika cuacanya cerah, kering dan sejuk. Karena semua tergantung pada cuaca, setiap orang menjelang akhir musim panas mulai menduga-duga apakah tahun ini musim gugur akan indah atau langsung rontok. Tahun lalu termasuk tahun yang sangat baik, di depan kantor saya warnanya didominasi warna kuning dan coklat, bahkan dengan daun-daun yang gugur di atas rumput, membuat pemandangan sangat indah.

Bagaimana tahun ini? Belum tahu! Hari senin nanti bahkan oleh ramalan cuaca akan ada badai musim dingin, daerah pegunungan akan mendapat salju, Ini adalah salju yang kedua di musim panas tahun ini untuk daerah pegunungan. Kota saya katanya sih biasa-biasa saja cuma kebagian suhu dingin. Kalau melihat ramalan cuaca 2 bulan ke depan, sepertinya akan biasa saja tidak akan ada salju. Selama hampir 5 tahun saya di sini, hampir setiap tahun salju dimulai di awal bulan Oktober, tidak lebih dari tanggal 10. Tahun lalu lebih gila lagi, salju sudah turun di awal bulan September, masih di musim panas! Tahun ni justu awal September sedang panas-panasnya, kecuali di pegunungan yang sudah turun salju 1 hari dan akan ada lagi beberapa hari mendatang. Karena saya dibesarkan di daerah tropis, musim panas bukan musim yang saya sukai, apalagi suhunya bisa mencapai di atas 40°C. Tapi musim panas tinggal beberapa hari lagi, saya sudah tidak sabar untuk menikmati musim gugur!

Dengan cuaca hari ini yang di bawah 15°C, yang saya bayangkan adalah menikmati sup dan roti lapis! Saya mengajak Nina dan Kano untuk ketemu disaat makan siang untuk makan bersama. Kebetulan Kano libur hari ini, jadi bisa gabung. Jarang-jarang dia bisa karena dia sekolah dan akhir pekan biasanya banyak kegiatan dengan teman-temannya. Masalahnya cuma satu, apakah dia sudah bangun? sebab kalau liburan biasanya, seperti remaja di sini pada umumnya, dia menjadi nocturnal, alias malam bangun dan berisik, siang sepi tapi ngorok! hahahaha...***