HAL - HAL favoritku
Saat bangun rasanya tidak ada ngantuk - ngantuknya entah kenapa, mungkin karena agak panas di kamarku. Sesaat setelah bangun aku langsung mengambil alat mandi ku dan berjalan ke kamar mandi. Aku tidak mandi yang banjur - banjur, tapi aku mandi yang basuh - basuh saja karena pagi - pagi masih agak dingin untuk banjur air dingin. Setelah sudah mandi aku beberes dan menghampiri teman - teman yang lain dan menyapa serta mengobrol dengan mereka selagi ibu rumahku membuatkan sarapan. Biasanya aku menghampiri rumah kinang lalu menghampiri rumah gwen. Setelah aku mendapatkan panggilan untuk sarapan aku langsung balik ke rumah karena kelompok rumahku sangat senang makan. Makanan yang selalu ada saat makan yaitu ikan toel yang adalah garam, namanya ikan toel adalah karena cara makannya dengan mentoelkan lauk ke garam. Biasanya aku menambah nasi 2 kali tergantung perutku. Setelah sarapan selesai aku nail, carlos, pak jedi membuat minuman dan langsung bersantai di sofa sambil menyeruput kopi. Biasanya pak jedi merokok. Karena semua laki - laki merokok.
Setelah sarapan biasanya kita lanjut melakukan kegiatan yang sudah ditentukan contohnya menangkap ikan, ternyata menangkap ikan itu sulit karena ikannya bersembunyi di bawah lumpur dan seketika langsung kabur jika kita membuat gelombang dan kita pun tidak bisa mengejarnya karena kita tidak bisa bergerak lincah saat kaki kita tertahan lumpur. Aku tak dapat satupun ikan di balong tersebut yang ku dapatkan hanya sampah. Setelah beres menangkap ikan kita bebersih di air mengalir. Aku sangat menyukai air tersebut karena airnya bersih dan terdapat bebatuan yang bagus. Saat teman - teman hendak pulang ke saung kita lanjut berendam sambil membersihkan diri dan menikmati waktu. Terdapat batu - batu gepeng yang sempurna, cocok untuk hobi melempar batu ku. Aku mengumpulkan banyak sekali bebatuan yang bagus. Lalu saat aku keluar dari sungai kecil itu aku langsung melemparkan batu itu ke balong. Tapi rekor ku di curug tilu leuwi opat belum terpecahkan yaitu 24 skip. Al anak pak jaja memanggil kita untuk makan siang di saung. kita memakan ikan yang sudah kami tangkap tadi pagi. Kami makan lesehan di atas daun pisang. Rasa makanannya enak tapi agak kurang higienis karena terdapat serangga dan lain - lain pada makanannya. Setelah makan aku pun cuci tangan. Tempat cuci tangannya terdapat di antara balong saat aku membersihkan kaki ku tak sengaja aku terpeleset masuk ke balong. Jadi aku memutuskan untuk ikut kinang ke air mengalir lagi sekalian bebersih. Aku pun mengajari AL untuk melakukan water skip dengan batu. Dia sangat senang saat berhasil melakukannya dan dia tampak semangat. Meskipun itu percobaan ke ribuannya.
Kita pun dipanggil untuk pulang. Sebelum berangkat pulang ke kampung aku mengambil sebatang bambu dan mengukirnya agar menjadi pisau yang tajam, Aku membentuk pisau bambu dengan bedog pak jaja. Sesampainya di kampung, pak jaja membuat kan aku dan AL pedang yang sangat keren yang seperti ada di game-game RPG bentuknya unik dan aku tidak kepikiran untuk membuat pedang yang bentuknya seperti itu. Setelah itu aku dan AL jalan - jalan keliling kampung dan memotong tanaman liar yang ada, rasanya sangat memuaskan saat menyabet tanaman dan seketika bagian atasnya sudah hilang tanpa getaran, jadi teringat masa kecilku yang suka memotong tanaman menggunakan pedang bambu yang dibuat oleh abah sepeda depan rumah ku. Karena aku merasa capek jadinya aku beristirahat di rumahku.
Biasanya jam - jam sore kegiatan kosong dan sebagian warga beristirahat dan ada yang yang bermain volley ball. Aku mencoba bermain volley dan memang sulit mungkin karena faktor tinggi badan dan di sana guru olahraga kita KAK AMA sangat dikagumi orang - orang karena dia adalah pemain volly nomor satu di kampung dan mendapatkan beasiswa. Pemain volly yang paling ku kagumi adalah satu yang namanya yoga dia keren dia dapat meluncurkan bola voli nya seperti roket ke udara. Setelah bermain volly aku pulang dan mandi dan siap - siap makan malam. Seperti biasa makanannya ada lauk nasi dan ada IKAN TOEL.
Salah satu kejadian lucu saat malam adalah saat aku melihat ada seseorang di rumahku yang sedang mengobrol dan akan kuPUKUL kepalanya yang ku duga adalah nail dan ternyata setelah dilihat lihat lagi ternyata dia adalah pak jaja. Jadi untuk merubah aku joget - joget dengan tanganku yang sudah di udara yang hendak menampar agar terlihat natural, tapi teman biadabku Agaz malah ngasih tau pak jaja bahwa aku hendak memukul.
Malamnya aku dan teman - teman laki meronda bersama bapak - bapak. Kami bertugas untuk mencarikan kayu bakar bersama Suhanda yaitu abang yang berada di rumah kinang. Kami pun diajak ke dalam hutan untuk mencari kayu namun saat kita sudah masuk jauh ke dalam hutan, kita malah ditinggal lari oleh bang handa alhasil kita semua panik dan ikut kabur juga. Kita beberapa kali di jaili oleh bang handa. Setelah mendapatkan kayu bakar kami bermain kartu. Setelah menyerah ronda kami pulang ke rumah kinang lalu kami menongkrong disana sampai jam 11 lalu tidur.