AES14 - Tetaplah lapar, tetaplah bodoh
Asep Ramdan
Thursday October 19 2023, 6:30 AM
AES14 - Tetaplah lapar, tetaplah bodoh

Saya selalu membawa dan menyimpan satu buku ini, judulnya Kubik Leadership, buku ini saya dapatkan lama sekali, saat masih menjadi mahasiswa, waktu itu saya hobi ikut seminar kemana-mana terutama yang bertema pengembangan diri. Waktu itu, saya pernah menyengaja ikut seminar jauh-jauh ke jakarta, untuk bertemu penulis buku ini. Pas datang, saya kaget karena saya mahasiswa satu-satunya yang lain kebanyakan profesional atau karyawan BUMN, namun hadir diantara orang-orang berilmu selalu menyenangkan, saya diajak untuk aktif dan saya pun merasa makin pede. Nah di akhir acara penulisnya memberikan tanda tangan dan memberi pesan tertulis yaitu tetaplah lapar dan tetaplah bodoh.

Saya coba merenungi kembali kutipan 'tetaplah lapar' dan 'tetaplah bodoh', kutipan itu berasal dari Steve Jobs, karena memang dalam hidup ini, untuk bertumbuh haruslah merasa lapar dan bodoh.

Tetaplah lapar

Menurut saya, lapar ini maksudnya adalah lapar akan pengetahuan dan pengalaman. Apalagi peran saya sebagai fasilitator harus senantiasa menyengaja belajar hal baru dan belajar dari siapa saja. Di Smipa ruang ini tentulah sangat terbuka, 'karma' rumah Belajar memang sangat terasa, setiap pergantian tema kita harus mampu untuk terus relevan, karena spirit yang diangkat adalah kontekstual sederhana dan mendalam. Mau tidak mau kita harus belajar menyelami banyak hal kemudian memilah sebagai upaya untuk membagikan teman-teman 'pengalaman belajar yang bermakna' tidak hanya transfer pengetahuan. Karena tentu saja, jika hanya transfer pengetahuan pasti kalah dengan AI mau internet.

Tetaplah bodoh

Tetaplah bodoh juga menurutku sangat penting sekali, ketika saya merasa bodoh dan mendapatkan pengetahuan, maka saya sering kali akan merasa 'tercerahkan' dan itu rasanya bahagia sekali.Tetap bodoh juga memungkinkan saya untuk tetap 'terbuka' dan belajar dengan siapa saja, termasuk dari teman-teman, karena banyak sekali teman-teman Smipa yang hebat dan banyak memberikan pencerahan untuk kami, kakak-kakaknya.Tetaplah bodoh juga menjaga saya dari 'merasa', karena penyakit 'merasa' dan 'merasa paling' sangat berbahaya sekali, bisa membuatย  'tidak bertumbuh' karena sudah merasa cukup, padahal tentunya ilmu dan pengetahuan masih banyak sekali yang belum diketahui.

Tentunya saya percaya bahwa penulis memberi pesan ini, bukan karena kebetulan, semoga saya bisa terus mengingat dan mengamalkan stay hungry stay foolish dalam setiap kesempatan.

Andy Sutioso
@kak-andy   2 years ago
Saya barusan nulis ini kak Asep. Nyambung banget sama apa yang kak Asep tuliskan di sini.
https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/6217/aes662-merasa-sudah
Hayu atuh kak nulis lagi... โ˜๐Ÿผ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™๐Ÿผ