AES165 Minggu-Minggu Sibuk
carloslos
Tuesday September 2 2025, 10:22 AM
AES165 Minggu-Minggu Sibuk

Halo teman-teman yang budiman, maaf baru menampakkan diri lewat tulisan ini. Ada kalanya kita ingin bicara, tetapi lidah terasa kelu dan jari-jari pun enggan menari di atas papan ketik. Begitulah minggu lalu dan minggu ini bagi saya. Rasanya dunia datang menumpuk, seperti kertas yang ditaruh sembarangan di meja, satu demi satu lama-lama menimbun hingga kita sendiri nyaris tak punya ruang.

Minggu lalu tepat di hari Jumat, Bandung bergemuruh oleh kabar demo. Kota yang biasanya ramah dan sibuk oleh lalu lintas, tiba-tiba terasa punya denyut berbeda. Pukul dua belas siang saya punya janji les di jalan Cimanuk. Selesai jam setengah dua, suasana mulai bergegas. Mama saya dan adik sudah panik karena pengumuman menyebut demo dimulai jam segitu. Saya pulang terburu-buru, untung langkah lebih cepat daripada riuh massa. Di jalan ada semacam perasaan: betapa tipis batas antara rutinitas biasa dan sebuah kerusuhan yang bisa pecah kapan saja.

Belum sempat napas panjang, hari Minggu datang membawa cerita lain. Adik saya terbaring dengan cacar air. Bintik-bintik kecil di tubuhnya bukan hanya menandai sakit, tapi juga menandai tambahan tugas buat saya. Rumah tiba-tiba jadi ruang perawatan, sementara di sudut-sudutnya masih menunggu pekerjaan rumah tangga dan proyek pribadi. Seakan-akan waktu ingin menguji: seberapa sanggup kita memeluk semua kewajiban sekaligus.

Di tengah itu, saya harus mengingat ada proyek film yang menunggu disentuh. Tapi bukankah hidup memang begitu? Kadang semua kewajiban menumpuk, kita hanya bisa menarik napas panjang lalu memilih: mana yang bisa diselesaikan duluan, mana yang harus dibiarkan menunggu giliran. Saya hanya bisa berdoa, semoga kelak ada ruang untuk bernapas lebih leluasa.

Untuk sementara, saya titip salam pada Kak Bayu. Mohon maaf saya agak terseret arus sibuk, luar dan dalam diri sedang ramai. Namun saya percaya kesibukan ini bukan musuh. Ia hanya tanda bahwa kita masih hidup, masih dibutuhkan, masih berjalan.

Dan mungkin di ujung minggu sibuk ini, ada ketenangan yang menunggu.