AES007 (Musik) Sore
Dewi Sunartini
Monday June 20 2022, 11:18 PM
AES007 (Musik) Sore

Musik Sore

Kata sebagian orang musik itu adalah sebagai suatu healing

Alunan musiknya dapat masuk lewat telinga dan mempengaruhi pikiran kita

Bagiku, semua yang kita dengar bagaikan musik

Musik yang dapat membawa kita kedalam pikiran kita

Apa yang kita pikirkan akan membawa kita pada hal itu

Tak peduli genre apa yang kau dengarkan, tak peduli apa alunan musiknya balad atau rock jika kita memang menganggap musik itu yang terbaik untuk kita jadikan sebagai suatu media healing. Musik itu akan berfungsi seperti apa yang kita pikirkan

Tak peduli apa yang kamu dengarkan, apa itu baik atau buruk jika kita menganggap hal itu baik, kita akan menerima setiap kata yang amsuk dan menganggap hal itu akan bernilai baik

Tapi sebaliknya, jika kita sudah menyetel dalam pikiran kita dalam mendengarkan setiap kata yang masuk adalah hal negatif. Tentu akan membuat kita berfikir hal itu negatif pula

Kekeluargan di semipalar begitu terasa pada pekan rapotan. Perjuangan kaka kaka di Semipalar sangat terasa. Membuat rapor disini bukan hanya sekedar menulis penilaian, lebih dari itu kaka akan mengenang bagaimana proses belajar selama satuj tahun ini pada setiap anak. Setiap kata yang akan ditulis, adalah yang terbaik yang dipilih kaka untuk dapat menggambarkan karakter seorang anak. Perlu lebih dari sekedar fokus untuk menceritakan seorang anak dalam sebuah rapor. Jika terus dipaksakan energi seorang kaka akan habis. Maka kaka perlu jeda sebentar hanya untuk mengisi ulang energi nya. Energi yang positif akan tersambung lewat rapor yang dituliskan. Satu persatu rapor dapat diselesaikan.

Hari itu menjadi hari tersibuk kami, kaka saling berdiskusi untuk menggenapi amatan. Di sela perbincangan itu ada candaan yang dilontarkan hanya untuk sekedar menghibur. Seorang kaka bercerita tentang masa rapotan sebelum ini,terasa seperti kaka-kaka tidak bisa diiganggu. Ibaratnya “Senggol Bacol”. Karena ssensitif itu masalah rapotan ini. Tapi pekan lalu terasa begitu kompleks buatku yang baru bergabung. Mereka bercerita tentang waktu terlama dalam membuat rapot. Pernah sampai jam 5 subuh, bahkan H beberapa menit rapor akan dibagikan. Dalam hati aku bertanya, akan sampai jam berapa kita selesai hari ini. Seraya memantapkan hati untuk tetap tenang karena meninggalkan sikecil dirumah. Lantas aku cepat-cepat memberi kabar orang rumah untuk meminta menjaga anaku dengan extra time hehe. Dengan ditemani ricebowl yang kelupaan tidak ditaburi bubuk cabenya, aku melewati malam di semipalar, kita sempatkan berfoto walau hasil fotonya miring. Padahal memang itu gaya foto selfinya hehe. Setelah kembali lagi menemani kaka-kaka menyusun rapor, tidak terasa rapor terakhir selesai kami buat di jam 10 malam.

Keesokannya, adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Menyampaikan hasil proses belajar teman-teman di satu tahun ini kepada para orang tua. Dan sore harinya akan ada musik sore. Pada saat itu tidak terpikirkan apa yang akan ada di musik sore, atau apa yang aku tunggu di musik sore. Menjelang sore, satu persatu anak dan orang tua berdatangan. Seketika suasana di sekitar tabebuya menjadi hangat sekali, padahal sebelunya terasa sangat dingin. Ditambah hujan yang tiba-tiba datang di siang hari. Tim osis sibuk kesana kemari mempersiapkan segala sesuatunya, seakan tidak ingin meninggalkan hal kecil untuk dipersiapkan. Terimakasih Tim OSIS kalian hebat !

Karena aku tidak bisa pulang malam lagi, jadi aku putuskan menonotn musik sore secara online. Aku dengarkan dan lihat setiap penampilan di layar hp ku, semuanya asyik. Saat itu jika aku ada disana seperti pesta kemenangan karena kita telah melewati tugas besar. Bagiku setiap alunan musik sore itu adalah hadiah dan sambutan. Hadiah untuk setiap orang yang berjuang hingga detik itu dan sambutan bagiku yang baru bergabung.

You May Also Like