AES58 Alam dan Manusia
finsjournal
Thursday March 24 2022, 8:55 PM
AES58 Alam dan Manusia

Setiap pagi ketika bangun tidur, kita membuka mata dan menghirup udara segar. Mandi dengan air yang segar... 

Sarapan pagi dengan nasi atau kentang dan telur dadar, ditemani secangkir teh atau susu hangat, atau mungkin kopi panas.

Matahari sudah mulai menghangatkan badan dengan cahayanya... Kita siap berkegiatan.

Berapa kali kita mensyukuri semua nikmat tersebut? Pernahkah kita berpikir, apa yang akan terjadi jika alam ini tidak pernah ada untuk memenuhi semua kebutuhan hidup kita?

Topik olahan terpadu di Kelompok Gatrik di tema 4 ini sangat menarik dan reflektif. "Menapaki Keajaiban Bentala", kami akan berpetualang menghayati keajaiban dan kekayaan sumber daya alam ini...

Diawali dengan sebuah pertanyaan, "Dapatkah manusia hidup tanpa alam?" Semua sepakat menjawab TIDAK! Manusia membutuhkan alam untuk memenuhi semua kebutuhannya. Alam menjadi sumber pangan, sandang, dan papan.

Kemudian, jika pertanyaannya dibalik, "Dapatkah alam hidup tanpa manusia?" yang membuka ruang diskusi Kelompok Gatrik. Jawabannya beragam dan menarik.

"Nanti alam mengambil alih, kalau ga ada manusia."

"Alam bisa memenuhi kebutuhan sendiri, ada matahari, hujan, dan lain-lain."

"Alam ga bisa tanpa manusia, alam juga butuh dirawat oleh manusia. Seperti misalnya bunga, rumput liar, dan lain-lain."

"Mungkin alam yang harus dirawat. Contohnya tanaman di Brazil yang akarnya butuh dirawat, kalo enggak nanti akarnya bisa mematikan tumbuhan lain disekitarnya."

"Beberapa bisa hidup bisa enggak. Misal pohon yang ga kesiram karena hujan jarang. Hewan bisa hidup dengan makan hewan yang lebih kecil atau tumbuhan, tapi tumbuhan kan ga bisa nanam bibit sendiri, jadi nanti tumbuhan jadi sedikit."

Seorang siswa kemudian melanjutkan sebuah cerita dari Kakak tentang chernobyl

"Dulu di Uni Sovyet, tempat yang energi nuklir, udah ga boleh dipake tapi masih ada orang yang kerja. Ada reaktor yang bocor, bisa hancurkan kita, trus bener reaktor itu meledak. Orang keracunan karena radiasinya. Tentara yang bantu dapet medali karena mau bantu di situasi sengeri itu."

Pasca tragedi meledaknya reaktor nuklir disana, manusia memang tidak ada, tapi tempat tersebut mulai ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Menurut penelitian, wilayah tersebut kini menjadi salah satu wilayah dengan keragaman hayati yang tinggi dan beberapa hewan yang hidup disana memiliki daya adaptasi tinggi terhadap radiasi.

Seseru itu diskusi kami di pagi hari.

Lantas setelah kelas daring usai, saya langsung merenungi pertanyaan tadi, jadi apakah alam bisa hidup tanpa manusia...

Saya mulai mencari referensi dan membuka kembali kitab suci.

Para peneliti memperkirakan usia bumi yang mencapai 4,5 milyar tahun, jauh sebelum manusia ada, bumi sudah tercipta. Jauh di dasar hati, bumi ini ada pencipta-Nya dan dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Quran.

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS Al Anbiya: 30).

Bumi sebelumnya adalah planet yang mati dan Allah menghidupkannya dengan menurunkan air dari langit. “Dan Allah menurunkan dari langit air dan dengan air itu dihidupkannya bumi sesudah matinya.” (QS `An Nahl: 65).

“Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar kuasa menghilangkannya.” (QS Al- Mu’minun: 18)

“ ……….Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup, Maka mengapakah mereka tiada juga beriman“ (QS. Al-Anbiya: 30).

Dia, Sang Pencipta yang sudah mengaturkan segala sesuatunya dengan begitu sempurna.

Alam memiliki caranya sendiri untuk tetap ada dengan semua keajaiban dan misterinya.

Jadi, pahamilah, bahwa kita bukan siapa-siapa, dan bukan apa-apa dibandingkan alam semesta yang maha besar ini.

Salam,

Sumber foto: https://cdn-2.tstatic.net/travel/foto/bank/images/chernobyl-pripyat-ukraina.jpg