Dalam beberapa hari lagi seluruh warga akan merayakan ulang tahun Indonesia yang ke- 76. Suasana 17 Agustus yang kita rasakan satu tahun sekali, dimana orang-orang menaikan bendera merah putih di depan rumah mereka masing-masing. Orang-orang berkumpul mempersiapkan berbagai macam perlombaan, mempersiapkan berbagai macam acara, namun tahun ini sedikit berbeda. Situasi pandemi tahun ini membuat kita harus merayakan ulang tahun Indonesia ke-76 ini di rumah masing-masing.
Sedikit disayangkan harus kehilangan suasana 17 Agustusan tahun ini, namun hal ini juga dilakukan demi kebaikan warga Indonesia sendiri. Tidak adanya suasana ini membuat aku memiliki beberapa pertanyaan mengenai kemerdekaan.
Apa arti kemerdekaan yang sebenarnya? Apakah kita sudah benar-benar merdeka saat ini? Seperti apa sih orang-orang saat ini memaknai kemerdekaan? Pertanyaan itu sempat muncul dalam kepala ku. Aku mencoba mencari beberapa jawaban dari pertanyaan yang aku miliki.
Menurut KBBI kemerdekaan adalah keadaan berdiri sendiri ( bebas, lepas, tidak terjajah lagi dan sebagainya). Lalu dengan definisi yang ada, apakah kita sudah benar-benar merdeka saat ini? Menurut aku pribadi dan berdasarkan beberapa tulisan yang aku baca, mungkin kita belum sepenuhnya merdeka. Mungkin kita sudah merdeka dari masa penjajahan oleh negara lain, dan diakui oleh negara lain bahwa Indonesia sudah merdeka. Namun di sisi lain Indonesia sepertinya masih harus melawan dengan negara sendiri. Seperti melawan dengan kemiskinan, toleransi, korupsi, dan hal lainnya.
Untuk pertanyaan terakhir tentunya aku membutuhkan pendapat dari orang lain agar aku mendapatkan sudut pandang lain. Bagi diri aku sendiri, aku memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan untuk seseorang melakukan hal tanpa harus melihat gender, suku, umur, latar belakang, dan hal yang lainya. Namun tentunya tetap dengan norma yang ada dan untuk tujuan yang baik. Salah contohnya adalah seperti kami anak KPB yang bebas untuk memilih jalur pendidikan yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Kami juga bebas memilih hal yang ingin kami kejar tanpa ada orang yang melarang kami karena melihat gender, suku dan yang lainnya.
Awalnya aku sempat bingung sendiri dengan pertanyaan terakhir ini namun begitulah jawabanku untuk saat ini. Mungkin dalam beberapa bulan atau tahun, mungkin aku dapat memaknai kemerdekaan dengan hal yang berbeda.