AES 0001 Catatan Kaki, "Klub 27: Pendatang Baru dari Sebuah Pergerakan"
giovaniekasatria
Wednesday March 26 2025, 2:26 PM
AES 0001 Catatan Kaki, "Klub 27: Pendatang Baru dari Sebuah Pergerakan"

Permulaan


Menjadi Catatan Kaki pertama yang akan bebas dari kepalaku. Catatan kaki menjadi bagian kecil dan mungkin penting dalam beberapa jurnal ataupun tulisan untuk menjelaskan suatu hal namun kali ini Catatan Kaki tidak untuk menjelaskan apapun atau merujuk pada apapun. Hanya menjadi langkah kecil untuk membebaskan isi kepala. Gerakan Catatan Kaki ini aku mulai pada masa awal kuliah menjadi kumpulan kecil dengan berbagai isu untuk meringankan sedikit isi kepala dan sekarang untuk pertama kalinya Catatan Kaki ini melangkah ke publik yang juga mungkin kecil setidaknya bukan hanya aku yang menulis dan membacanya.

Klub 27: Pendatang Baru dari Sebuah Gerakan Bernama Reformasi


Selayak para anggota Klub 27 yang memilih kedamaian abadi di usia emasnya. Kurt, Jim, Jimi, Joplin, Robert, Amy, Jones kini mendapatkan member baru bernama Reformasi. Tepat di tahun ini, sebuah gerakan pemuda bernama Reformasi berumur 27 tahun dan ia mati dibunuh dirinya sendiri. Sebuah gerakan diinisiasi sebagai gerakan mahasiswa, aktivis, buruh dan golongan lain yang bosan, geram, bahkan mungkin muak dengan masa kekuasaan The Smiling General. Ya! Bapak Pembangunan, Presiden ke-2 Negeri ini, Soeharto. Selama 27 tahun berjalan pasca reformasi, mungkin aku, kamu, kalian atau semua yang membaca ini sering mendengar, “mana para penggerak reformasi yang sekarang memegang kekuasaan?”, “semangat pergerakan dan perubahan apakah masih ada dari para pendobrak masa itu?”, “Orasi yang lantang pada saat itu, tajinya kini tak terlihat bahkan bau mulutnya pun tak terhirup!”, terakhir “mana cucuran keringat, raut garang pergerakan mengatas namakan bangsa, rakyat dan masyarakat saat kalian memimpin?” Bosan aku mendengar celotehan-celotehan ini saat diskusi ringan bersama kawan-kawan. Karena apa? Ya! Mungkin itu hanya fiksi belaka.

Apa yang terjadi belakangan ini, ketidakjelasan masa depan bangsa ini dan makin telanjangnya keserakahan para pemangku kepentingan negeri membuat aku semakin yakin bahwa reformasi selayak hadiah permen untuk menghentikan tangisan anak kecil yang entah maunya apa?

Reformasi terdiri dari 2 penggal kata re dan formasi yang aku artikan perubahan formasi belaka. Belum menjadi pergerakan yang sarat makna, ketulusan hati, bergerak baik bersama dan masa depan baru untuk bangsa. Pada awalnya pergerakan ini menjadi sebuah harapan besar bangsa untuk maju namun dalam segala dinamika prosesnya ….. Silahkan isi dengan pengalaman dan pendapat masing-masing. Bagiku reformasi itu layaknya sebuah tim sepak bola yang diisi 23 orang, staff kepelatihan dan diantaranya 11 pemain inti. Tidak ada perubahan berarti dari pergerakan ini, tim yang sama, orang yang sama, visi yang sama, kepentingan yang sama, spirit yang sama. Lalu perbedaannya apa? Hanya orangnya saja yang berbeda namun tetap satu komando. Kembalinya Dwi Fungsi Militer, teror pada media, menebar ketakutan pada setiap gerakan rakyat, mengebiri kebebasan berpendapat dan tidak adanya penuntasan kejahatan HAM. Apa yang berbeda dari rezim sebelumnya?

Tidak ada harapan baru, tidak ada pencapaian baru, tidak ada manusia baru. Semua sama, menjadi parasit untuk negeri ini. Berbalut pakaian yang berbeda, mengatas namakan anak bangsa dan berujung keserakahan diri belaka.