AES118: Catatan Buku KPB 3
haegenquinston
Friday February 11 2022, 12:35 PM

Proses belajar sering kita alami sepanjang kita bekerja, bahkan sepanjang hidup. Menurutku, belajar itu tidak akan berhenti selama kita ingin dan konsisten melakukannya. Namun, diri kita bukanlah manusia yang sempurna. Sehingga, inkonsistensi terjadi ketika kita mengerjakan hal-hal, misalnya mood-mood-an. 

Salah satu hal yang paling aku pelajari di KPB adalah mengenai belajar dari pengalaman dan saat keadaan tidak membantu. Pengalaman yang saya alami adalah saat melakukan proyek kertas dan proyek Nyenack semester lalu. 

Perpindahan masa transisi antara KPB dan SMP menurutku cukup berat. Secara gaya pembelajaran, maupun secara kesulitan, keduanya sangat berbeda. 

Namun, proyek Nyenack dan kertas adalah tempat dimana aku menemukan pengalaman buruk dan inkonsistensi. Kasusnya bermula dari perencanaan proyek Nyenack di semester 1 Kelas 11 lalu. Proyek Nyenack dimulai dari angkatan 4 KPB, yang dimana proyek tersebut diturunkan pada kami. Setiap hari Senin, k11 dan K12 melakukan diskusi dan 'mentoring' mengenai kelanjutan proyek tersebut. Namun, aku tidak mengerti dan tidak begitu peduli dengan proyek tersebut (nyenack) apalagi karena ada proyek mandiri yang dimana, ia urusannya lebih sibuk (dalam hal penting-genting). Karena tidak begitu mengerti, aku jadi bingung saat pelaksanaan proyek. Belum lagi ditambah masalah, ternyata karena aku beli di supermarket, biayanya jadi jauh lebih mahal. Lebih parahnya lagi, ada bahan yang tidak kutemui saat berbelanja yaitu singkong. Karena semuanya dadakan dan tanpa pertimbangan tambahan, maka aku tidak bisa membeli apa yang diperlukan tepat waktu. Hal itu mempersulit kelompokku dan kinerjanya yang lambat.

Kesalahan fatal lainnya yang aku lakukan pada proyek nyenack adalah melakukan uji coba berkali-kali dengan metode aneh-aneh. Setelah uji coba tersebut selesai, biayanya cukup mahal, dan ternyata selama ini ada K12 yang siap membantu. Kalau saja aku berpikir secara runut, pasti akan lebih nurut dengan K12 dan tidak perlu ujicoba kembali.

Namun, meskipun aku melakukan kesalahan yang berulang-ulang, tentu aku bisa belajar darinya. Dengan cara: peka, sadar, dan ingin perbaiki. Meskipun aku berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama, aku akhirnya sadar akan hal itu dan memperbaikinya. Dalam proyek kertas, aku diberikan peran untuk membeli ring binder. Sebagai tindak pencegahan, aku membelinya di hari Jumat dan tidak mepet Minggu. Untung saja langsung ketemu dan dibawa ke sekolah sesuai kebutuhan.

You May Also Like