AES122: Rusia vs Ukraina
haegenquinston
Thursday February 17 2022, 4:22 PM

Dunia akhir-akhir ini sempat dihebohkan dengan konflik politik panas yang timbul diantara Rusia dengan Ukraina. Seperti yang dikatakan oleh media, Rusia ingin melakukan invasi terhadap Ukraina karena merasa terancam atas pengaruh Barat terhadap negara tersebut. Ukraina juga berbatasan langsung dengan Rusia, sehingga membahayakan apabila sebuah invasi terluncurkan. Meskipun tidak ada perang, namun tanda-tandanya sudah sangat muncul secara jelas.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita bisa balik ke masa zaman 1910-an, sebelum masa Perang Dunia yang pertama. Ukrania masih merupakan bagian dari Kerajaan Rusia dimana ia bukan merupakan negara independen. Setelah perang selesai, ada sebuah perang saudara yang terjadi di Rusia dimana para kaum Bolshevik mengambil alih negara dan kekuasaan. Berbagai daerah kekuasaannya ditindas, termasuk orang-orang Ukrainia dan Kaukasia. 

Kita bisa langsung berpindah masa ke 1991, dimana Uni Soviet kalah dalam Perang Dingin dan akhirnya negara tersebut kolaps. Berbagai negara muncul dari abu-abunya, termasuk Rusia, Ukrainia, Belarusia, Kazakhstan, dan belasan lainnya. Disebabkan karena berbagai kerusuhan, protes dari warga, dan akhirnya negara masing-masing didirikan.

Ukraina sendiri memiliki pemerintahan yang pro-sosialis, hingga pada tahun 2011 dimana masyarakat unjuk rasa dan melakukan kudeta, akhirnya menggantikan presiden dengan yang baru. Karena hal itu, Rusia berusaha untuk intervensi dengan cara, melakukan penyerbuan pada Krimea (bagian selatan Ukraina) dan mendanai kelompok separatis.

Konflik secara tidak langsung ini berlanjut pada tahun 2018 dimana Ukraina mencoba bergabung dengan NATO, kelompok sekutu yang didirikan AS dan negara barat lainnya dalam upaya memaksimalkan perlindungan sekitar laut Atlantik dan Eropa. Lalu, Rusia mengancam akan melakukan perang apabila tindakan tersebut dilakukan, sehingga akhirnya batal. 

Pada tahun 2022 awal, terdapat bocoran laporan bahwa Rusia akan melakukan invasi terhadap Ukraina sebulan ke depan, dengan memobilisasi berbagai Tank dan peluncur roket canggih. Rencana invasi akan dibagi menjadi 3 tahap, yaitu invasi bagian Timur dan perebutan kota Donetsk, invasi bagian tengah-selatan, dan invasi Kyiv beserta bagian Utara, melalui Belarusia.

Sekian saja dari ceritaku hari ini.

You May Also Like