Main game adalah salah satu kegiatan yang paling paling asyik dilakukan, menurutku, saat itu. Terutama jika kita memainkannya bersama teman, bermain game bisa membuat kita senang. Namun, di akhir-akhir ini, entah kenapa, aku sendiri tidak terlalu merasa betah saat main game, sehingga cukup ditinggalkan. Yang tadinya bisa 2 jam sehari dihabiskan main game, palingan saat ini hanya 30 menit, itupun karena aku merasa game perlu 'dicek' untuk daily reward yang ada.
Mengapa bisa seperti itu? Aku sendiri juga bingung, mengapa diriku yang tadinya antusias dan gemar bermain game, malah berputar (secara sudut pandang) 180 derajat. Beberapa hal yang aku rasakan saat jarang bermain game adalah, lebih banyak interaksi dengan keluarga, lebih fokus ke pekerjaan sekolah, dan lebih menikmati kegiatan-kegiatan belajar seperti les piano, les matematika, bahkan mencetak kertas. Aku juga makin lama merasa bahwa, kita sebagai manusia tidak bisa disitu-situ terus, melainkan terkadang butuh variasi dari kehidupan yang dijalani.
Fungsi dari kegiatan kegiatan yang membuat kita senang (dalam kasus ini, bermain game) menurutku adalah sebagai stress-relieving. Apabila ada pekerjaan sulit yang membuat diri mental kita tidak baik, aku berlari ke game. Dari sana, aku bisa mencari sebuah hal positif yang menjadi 'pencerah' dalam hidup, sehingga kuat untuk menjalani beban hidup.
Tapi ada hal buruk yang aku sadari mengenai bermain game. Yaitu, jika kita bermain game, meskipun puas, namun tidak berhenti-berhenti ibaratnya seperti lingkaran setan aja. Apa yang dihasilkan? Apa manfaatnya (selain meredakan pikiran)? Di zaman sekarang sih, kita bisa kenal banyak orang melalui game, misalnya dari Mobile Legends, Valorant, dan banyak game online lainnya.
Hal yang paling aku sering cek saat membuka hp adalah olahraga, melalui postingan Instagram. Aku selalu menemukan olahraga sebagai sesuatu yang menarik, contohnya adalah highlight dari pertandingan UFC (mixed martial arts) dan pertandingan basket. Karena mereka adalah atlet yang paling jago dalam bidangnya, maka ada 1-2-3 hal yang bisa kupelajari dari mereka, misalnya teknik, mentalitas, dan sebagai hiburan menonton sebuah tim.