AES139: Catatan Buku KPB 12
haegenquinston
Wednesday March 16 2022, 11:55 AM

Lain lain

Kepemimpinan, dalam konteks biasanya, adalah suatu kemampuan untuk mengatur dan melakukan tindakan-tindakan yang tepat. Arti dari 'pemimpin' sendiri adalah sebagai otoritas ketua, sebagai pemandu, dan sebagai seseorang yang menuntun. Sebagai seorang pemimpin adalah untuk memimpin, orang lain. Apakah orang lain saja? Tidak karena semua mulai dari diri sendiri, dan kita perlu memiliki jiwa pemimpin di diri sendiri.

Pembelajaran itu aku dapatkan saat kelas bersama Kak Andy. Kelas ini menurutku sangat bermanfaat bagiku di KPB karena pembelajaran dan prakteknya bisa aku ambil. Mental seorang pemimpin juga bisa memasuki otak kita, agar kita menjadi orang yang 'winning'.

Saat itu, kami diminta pergi ke sekolah karena ada kegiatan kelas tertentu dengan Kak Andy. Maka, tanpa herannya aku langsung pergi, menjalankan kegiatan seperti biasanya. Setelah kelas mulai, Kak Andy langsung mempresentasikan materi sebuah foto (1/2 meme) mengenai kepemimpinan. Intinya, semua orang ingin ada perubahan dalam kelompoknya. Namun, tidak semua ingin berubah mereka masing-masing. Saat ditanya apakah ingin memimpin perubahan, semuanya malah kabur. Dunia ini membutuhkan pemimpin, yang bisa menginisiasi, berubah, dan memotivasi orang lain untuk berubah.

Setelah sesi tersebut, Kak Andy juga sempat menjelaskan kepada kami, mengenai 1 video yang menarik tentang speech seorang jenderal AS. Ia berkata, untuk memimpin jumlah tentara yang banyak dan memimpin militer, dibutuhkan kepemimpinan yang paling kecil dahulu yaitu dari diri sendiri. Ia berbicara tentang membereskan ranjang, sikat gigi dengan rutin, dan hal-hal di pagi hari yang bisa dilakukan secara konsisten.

Setelah itu barulah Kak Andy memasuki satu materi inti. Materi inti yang ia sampaikan adalah mengenai proses belajar di Smipa. Seperti kata Aki Muhidin temannya Pak Iwan, beliau berkata bahwa tahu belum tentu ngerti, dan mengerti belum tentu bisa, dan bisa belum tentu sudah menjadi pegangan hidup. Contohnya adalah tulisan Atomic Essay yang biasa kita buat. Awalnya mungkin kita bisa menulis artikel panjang 250 kata. Kita awalnya hanya bisa, namun belum biasa. Biasa itu, kalau sudah diimplementasikan dalam 90 hari atau lebih (patokannya). Sehingga kita tidak struggle ataupun inkonsisten dalam mengerjakannya.

Untuk dari tahap biasa menjadi tuman, justru harus sangat lama. Menurut Kak Andy sendiri, beliau sedang menuju tahap biasa menjadi Tuman, periodenya adalah 1 tahun. Lama karena harus diimplementasikan menjadi bagian dari kehidupan. Tanpa perlu diingatkan sudah langsung bekerja dan melakukannya.

Hal terakhir yang saya ingat adalah tantangan yang diberikan Kak Andy. Setiap kali habis bangun tidur, langsunglah memaksa dan memimpin diri sendiri untuk bangkit dan membereskan ranjang, untuk memulai hari. Setelah itu, kita bisa puas dengan hasil, aktif dan fokus untuk kegiatan KPB.

Iklan

Halo orangtua, kakak, dan teman-teman semua! 
Kami KPB K11, mengajak para Warga Smipa untuk mengikuti workshop pembuatan kertas daur ulang yang diadakan secara Offline! 
 
Dalam workshop ini kami mengajak para Warga Smipa untuk membuat kertas daur ulang bersama-sama! Untuk kit telah kami sediakan. Tidak hanya itu, Kertas yang telah dibuat bisa dibawa pulang, dan juga kalian akan mendapatkan BONUS NOTES dari kertas daur ulang.
 
Workshop dilaksanakan pada 
Hari, Tanggal : Jumat, 25 Maret 2022 
Waktu: 13.45 - 15.05 WIB
Tempat: Teater Semi Palar 

Untuk pendaftaran dapat langsung mengisi form dibawah ini
https://forms.gle/VYXy2LtHQt8Hc7ub6

Atau kontak
CP : 0821-2115-3516 (Zacky)

Tunggu apa lagi, yuk ikut workshop pembuatan kertas daur ulang! 

You May Also Like