AES61 jeda sempit
innocentiaine
Monday August 30 2021, 6:49 PM
AES61 jeda sempit

Menaruh waktu untuk hening di awal atau akhir hari banyak membantu. Terutama ketika terasa riuh di kepala dan hati, seperti ada seekor hamster terus berlarian memutar rodanya di dalam diri. Membantu menaruh berbagai stimulan yang mampir, meredakan sumber-sumber distraksi seperti pikiran, perasaan, yang muncul tiba-tiba. Hingga perlahan putaran roda berkurang lalu menjadi tenang dan menghilang.

Yang seringkali tidak disadari adalah ketika ada waktu jeda sempit antar kegiatan dalam keseharian. Semisal menunggu waktu pertemuan, atau pada jeda dengan pertemuan berikut, menunggu air mendidih, menunggu respon atau jawaban atas pertanyaan pada WA, bahkan menunggu laptop menyala sempurna.. Banyak sekali in-between moments dalam hidup, yang seringkali justru aku tumpuk dengan tugas-tugas kecil lainnya. Ingin seperti Flash, atau Dash Parr punya kekuatan super, bisa menyelesaikan sebanyak mungkin tugas-tugas kecil dalam waktu singkat. Kalaupun sebenarnya tidak ada yang perlu dilakukan, karena terbiasa demikian, jadi mencari-cari yang bisa dilakukan saat menunggu. Membereskan cucian lah, membersihkan meja lah.. Akhirnya malah jadi terlambat, lebih parah adalah ketika hadir dengan masih perlu mengatur nafas =D

Hari ini, yang dialami sebenarnya malah sebaliknya. Karena salah dapat informasi, saat pertemuan yang pertama belum selesai, masuk notif untuk segera masuk ke ruang pertemuan berikut, yang mana lebih formal. Ruang pertemuan dengan aplikasi berbeda, perlu coba pasang latar belakang dulu, belum berpakaian rapi.. ujungnya sama, tidak siap, dan malah jadi banyak kendala teknis karena terburu-buru. Awalnya berpikir ‘duh kalo aku punya waktu kan ga sampe gini..’ Tapi saat mengingat kembali, jadi ngeh.. ‘iya gitu..?’ ‘ga selalu juga kan..’ Jadilah muncul pertanyaan, ‘Bagaimana memaknai jeda-jeda sempit yang ada dan tersebar di sepanjang hari?’

You May Also Like